10 Contoh Pidato Hari Guru Nasional, Bisa Dibacakan Siswa-Guru


Jakarta

Hari Guru Nasional tahun 2022 akan diperingati pada 25 November. Biasanya baik guru maupun siswa akan membacakan pidato bertemakan hari guru.

Peringatan Hari Guru Nasional pertama diteken pada Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 78 tahun 1994 sebagai Hari Nasional yang bukan libur. Hari Guru Nasional juga bertepatan dengan ulang tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).

Untuk merayakan hari guru, baik siswa maupun guru bisa membacakan pidato bertema Hari Guru Nasional. Tak perlu panjang, pidato yang disampaikan bisa singkat namun mengunggah semangat pendengarnya.

Dilansir dari detikSulsel dengan perubahan, yuk simak 10 contoh pidato Hari Guru Nasional di bawah ini.

10 Contoh Pidato Hari Guru Nasional

1.

Hari ini, 25 November 2022 adalah hari yang sangat spesial bagi para guru di seluruh Indonesia, karena hari ini kita memiliki momen untuk mengenang jasa para guru kita dalam memperingati Hari Guru Nasional. Untuk itu, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada para guru atas segala jasa, pengorbanan dan dedikasinya untuk membentuk generasi emas bangsa.

Mereka adalah orang tua kedua kita, yang di bawah pengawasannya kita berada di bawah pengawasan dan perhatian orang tua kita sendiri. Saya di sini atas nama semua teman saya untuk mengungkapkan rasa terima kasih saya yang terdalam atas bimbingan dan dorongan yang diberikan para guru kepada kami dan menjadikan kami seperti sekarang ini.

Kami berdoa agar guru-guru kami selalu dalam lindungan Allah SWT dan selalu diberikan kekuatan dan kesabaran untuk terus mendidik dan membentuk generasi bangsa yang maju dan terbuka.

Demikian pidato singkat dari saya, jika ada kata-kata yang tidak berkenan, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya.

2.

Dalam kaitan ini, kita harus mengucapkan syukur kita kehadirat Allah SWT. Karena melalui kekuatannya kita bisa berkumpul disini untuk mengenang momen spesial yaitu peringatan Hari Guru Nasional.

Ingatlah, sholawat dan salam selalu tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW yang telah membimbing kita dari kegelapan menuju jalan terang yaitu Islam.

Dengan segala hormat kepada semua guru di SMA yang sangat saya banggakan, pada hari yang istimewa ini saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas apa yang telah kita terima selama ini. Pelajaran, bimbingan, teladan dan dorongan dari Bapak dan Ibu guru seperti kita tidak bisa menukar apapun di dunia ini kecuali penghargaan tertinggi yang bisa kita berikan. Bapak ibu guru sekalian, kami memahami bahwa dalam setiap proses pembelajaran kami tidak selalu patuh, terkadang kami menguji kesabaran guru dengan perilaku atau ketidakmampuan kami, untuk itu kami mohon maaf yang sebesar-besarnya.

Saya sangat beruntung karena masih bisa bertemu dengan guru-guru yang sangat berarti dalam hidup saya saat peringatan Hari Guru Nasional.

Semoga segala lelah yang dialami para guru kita dalam mendidik generasi bangsa menjadi amal jariyah dan dibalas oleh Allah SWT.

Cukup sekian pidato singkat yang saya buat di hari yang spesial ini, terima kasih atas perhatiannya.

3.

Izinkan saya berdiri di sini dan berpidato dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional, sebagai ucapan terima kasih kepada para guru tercinta atas segala jasa yang diberikannya.

Para tamu yang terhormat, semboyan tuan sebagai pahlawan tanpa tanda jasa masih relevan. Mereka melatih keturunan masa depan bangsa ini.

Presiden, pejabat negara, pejabat daerah dan banyak lainnya adalah produk buatan guru. Mereka tidak boleh menjadi apa pun di dunia ini tanpa guru mereka. Mengajar adalah salah satu dari sedikit profesi yang sangat mulia di bumi.

Meski hanya menyandang gelar pahlawan tanpa tanda jasa, mereka tidak pernah berhenti berjuang untuk membuat anak-anak Indonesia mencapai cita-citanya agar kelak bisa menjadi pengikut bangsa ini dan orang-orang yang dibanggakan oleh tanah air dan bangsa kita.

Guru telah mengantarkan dan membuka cakrawala kami ke dunia yang luas ini. Mereka juga yang mengajari kami cara membaca, menulis, dan berhitung.

Oleh karena itu, tanpa guru kita tidak mungkin berhasil. Sekalipun nanti anak didiknya melupakan mereka, sekalipun pemerintah tak lagi peduli dengan nasib mereka, para guru tetap menjalankan misi mulianya membentuk calon pemimpin bangsa di masa depan.

Mereka tidak akan jemu melayani, atau jemu mengajar, sampai usia tua menimpa mereka.

Oleh karena itu, sudah sepantasnya kami menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada guru-guru kami yang telah bersusah payah membagi segala ilmunya.

Memberikan nasihat dan dorongan yang membangun, serta bimbingan dan teladan yang membentuk kepribadian kita menjadi pribadi yang terpelajar dan bermoral.

Sebelum saya mengakhiri pidato ini, saya ingin mengatakan kembali bahwa guru adalah orang yang memiliki banyak arti dalam hidup kita. Oleh karena itu marilah kita mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua guru kita. Saya rasa cukup sekian pidato singkat yang dapat saya sampaikan.

Semoga di Hari Guru Nasional ini, para guru selalu menjadi pemenang. Terima kasih atas perhatian dan kesempatannya dan akan saya tutup.

4.

Para tamu yang terhormat, hari ini kita merayakan Hari Guru Nasional.

Saat ini seluruh pelosok tanah air berkumpul mengenang segala pengorbanan para guru dalam mendidik generasi bangsa.

Menurut saya seorang guru itu seperti lentera di ruangan gelap yang bisa menerangi ruangan dari segala sisi.

Jangan dibayangkan begitu, karena seorang guru memberikan kepada muridnya ilmu yang dimilikinya untuk diajarkan kepada generasi penerus bangsa, tanpa pamrih, tanpa pamrih.

Sahabat, marilah kita berbangga dan bersyukur karena di sini kita memiliki guru-guru yang sangat sabar membimbing kita. Seperti yang kita ketahui, tidak mudah mengemban tugas mulia sebagai guru kita yang harus mengajar dan membimbing kita berkali-kali tanpa mengenal lelah hingga kita memahami pelajaran yang diberikan.

Bayangkan guru kita melakukan ini kepada begitu banyak siswa dan untuk waktu yang lama yaitu. tahun sebelum dia pensiun.

Tidak mudah mengadvokasi anak-anak Indonesia untuk bersaing di kancah dunia dengan kemampuan yang sama atau bahkan lebih baik dari yang lain di dunia.

Terima kasih… terima kasih yang sebesar-besarnya atas nama teman-teman disini atas jasa-jasa yang telah bapak dan ibu bapak ibu lakukan dalam membimbing kami dan saya mohon maaf atas segala kekurangan anak didik bapak/ibu. Mohon maaf jika kami terkadang ingin menguji kesabaran bapak dan ibu, kami sungguh tidak bermaksud demikian.

Kami berharap para guru selalu memiliki kesempatan untuk memberikan ilmu kepada semua siswanya dan ilmu yang Anda berikan kepada kami adalah ilmu yang bermanfaat dan aplikasi praktis yang tidak pernah berhenti.

Kami siswa akan selalu mengingat apa yang Anda berikan kepada kami. Kami sangat mencintaimu “lentera” kami..

Selamat Hari Guru Nasional sekali lagi. Bahwa guru di seluruh negara bagian memiliki kehidupan yang lebih baik.

5.

Sehubungan dengan itu, Jumat 25 November 2022 merupakan Hari Guru Nasional ke-77. Saya berdiri di sini untuk menyampaikan pidato peringatan Hari Guru Nasional di depan hadirin semua.

Kita mendengar dan membaca tentang perjuangan para pahlawan untuk memajukan pendidikan di Indonesia.

Sebut saja perjuangan Kartini untuk kesetaraan pendidikan untuk mengakui nilai gender atau kekayaan, Ki Hajar untuk Dewantara yang berjuang melalui pendidikan pada masa perjuangan zaman dulu.

Kami ahli dalam kerja keras para pahlawan ini, jadi kami harus berterima kasih atas pembelajaran dan kemauan kami untuk belajar mulai saat ini. Sekolah bukan hanya tempat guru mengajar dan siswa diajar, itu adalah lembaga di mana setiap orang menerima pengajaran yang baik.

Kami para guru juga akan belajar di masa depan untuk menjadi pendidik yang baik bagi siswa. Kami mungkin tidak akan sampai sejauh ini untuk menjadi orang tua yang hebat tanpa siswa kami.

Tapi kami akan terus berusaha dan belajar menjadi guru yang tangguh untuk mencerdaskan masa depan bangsa ini. Hari Guru adalah momen yang tepat bagi kami para guru untuk terus berkembang, terus belajar, memerdekakan siswa dan terus mengembangkan pendidikan di Indonesia. Terima kasih atas perjuangan Anda sejauh ini, tuan dan nyonya.

Akhirnya, saya ingin mengucapkan terima kasih dan mohon maaf jika ada kata-kata yang salah dalam pidato saya hari ini.

6.

Puji syukur kehadirat Allah SWT karena di pagi yang cerah ini kita bisa berkumpul untuk memperingati Hari Guru Nasional di sekolah kita tercinta.

Sehubungan dengan itu, atas nama teman-teman saya, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada guru-guru kami yang telah dengan sabar membimbing, mengajar dan mendidik kami. Tanpa guru kita mungkin tidak mengerti apa-apa, kita tidak bisa membaca dan menulis, kita tidak tahu ilmu-ilmu yang ada. Tanpa mereka mungkin kita tidak akan menjadi seperti sekarang ini, kita tidak akan bisa bersaing dengan siswa lainnya.

Oleh karena itu, kami ingin mengucapkan terima kasih sekali lagi atas kesabaran dan dedikasi mereka selama ini. Walaupun terkadang kami keras kepala dan membuat kesal guru kami dengan segala kelakuan kami, mereka tetap sabar dengan kami, kami sangat menyesal.

Akhirnya, di hari yang spesial ini, kami memiliki harapan untuk para guru tercinta. Saya berharap guru-guru kita selalu sehat dan selalu dalam lindungan-Nya, sehingga dapat terus menunaikan tugas mulianya. Kami juga berharap dapat meneladani guru-guru kami dan membuat mereka semua bangga di masa depan dengan tumbuh menjadi orang-orang sukses dan memenuhi harapan para guru kami.

Sekian pidato singkat dari saya, sekali lagi saya ucapkan Selamat Hari Guru Nasional kepada semua guru.

Terima kasih

7.

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang masih memberikan kami kesempatan di pagi yang cerah ini untuk berkumpul dalam rangka peringatan Hari Guru tahunan.

Pada hari yang baik ini, saya ingin memberikan pidato singkat untuk mengingatkan kita semua tentang pelayanan guru kita di waktu yang istimewa ini.

Mungkin kita sudah sering mendengar slogan bahwa guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa, dan itu benar adanya. Selain tugas kita untuk mencerdaskan generasi penerus bangsa, guru kita tercinta juga memiliki tugas untuk memberikan pendidikan moral yang merupakan tugas yang sulit.

Guru-guru kami mencoba untuk membuka mata kami terhadap pandangan dunia yang luas dan pengetahuan yang tidak pernah kami ketahui, mereka membantu kami mencapai tujuan yang kami inginkan untuk menjadi generasi penerus yang cerdas, berpikiran terbuka dan membawa kemajuan bagi bangsa. Seringkali guru kita dilupakan ketika kita telah mencapai kesuksesan di sana, meskipun tanpa guru kita tidak mungkin mencapai impian tersebut, namun guru kita tanpa pamrih memenuhi tugasnya untuk masa depan anak bangsa. Oleh karena itu, sudah sepantasnya kita mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya dan menunjukkan rasa hormat yang setinggi-tingginya atas perjuangan dan pengorbanan yang dilakukan oleh guru kita.

Sebelum saya mengakhiri pidato ini, saya ingin sekali lagi menyampaikan kepada hadirin yang berbahagia bahwa guru sangat penting dalam hidup kita dan kita harus berterima kasih kepada mereka dan mengingat apa yang telah mereka lakukan untuk kita di Hari Guru ini.

Akhir kata saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada masyarakat yang telah bersedia berpartisipasi disini, saya rasa cukup sekian pidato singkat saya disini, semoga kita tetap menjadi orang yang menghormati guru, dan selalu sebagai pelindung guru kita. itu dari Allah SWT.

8.

Pada hari ini kita semua diberi kesempatan untuk berkumpul bersama untuk memperingati hari guru nasional. Pada hari ini kita memiliki momen untuk mengenang jasa guru-guru kita.

Hadirin yang berbahagia, hari ini saya bisa berdiri di depan hadirin semua tak lain karena guru-guru saya.

Sosok guru yang selama ini kita gadang-gadangkan sebagai orang tua kedua kita, pada kenyataannya masih sering kita abaikan perintahnya, kita uji kesabarannya, tak kita hormati pengorbanannya. Padahal semua yang mereka lakukan tak lain adalah demi kebaikan kita, agar kelak kita menjadi orang yang sukses dan berbudi pekerti luhur.

Hadirin yang berbahagia, pada kesempatan ini izinkan saya menyampaikan rasa hormat dan terima kasih sebesar-besarnya kepada guru-guru saya, guru kita semua.

Bapak Ibu guru, terima kasih tak henti-hentinya saya sampaikan, atas semua dedikasi yang telah diberikan, kalian seperti pelita dalam ruangan yang gulita.

Kalian telah membuka pintu bagi kami menuju masa depan yang cerah di mana mimpi-mimpi kami berada.

Seringkali kami lupa, kami abai, dan sombong bahwa apa yang kami capai adalah hasil kerja keras kami sendiri.

Untuk itu, kami meminta maaf yang sebesar-besarnya, dan untuk itu kami menyadari bahwa semboyan guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa bukan sekadar semboyan.

Hadirin yang saya cintai, di momen peringatan hari guru nasional ini, marilah kita sejenak cium tangan guru-guru kita dan ucapkan betapa kita berterima kasih kepada beliau atas apa yang telah mereka berikan kepada kita selama ini.

Semoga seluruh guru di Indonesia tetap selalu menjadi penerang bagi anak-anak Bangsa yang tak pernah lelah menuntun menuju masa depan yang gemilang.

Sekian pidato singkat dari saya, terima kasih.

9.

Pada hari ini kita semua berkesempatan untuk bersama-sama merayakan Hari Guru Nasional. Hari ini kita memiliki waktu untuk mengingat pelayanan guru-guru kita.

Hadirin sekalian, hari ini saya bisa berdiri di depan seluruh hadirin karena guru-guru saya.

Karakter guru yang kita impikan sebagai orang tua kedua kita, ternyata kita masih sering mengabaikan perintahnya, menguji kesabarannya, tidak menghormati korbannya. Padahal semua yang mereka lakukan adalah untuk kebaikan kita, agar kelak kita bisa menjadi orang yang sukses dan berbudi luhur. Hadirin sekalian, saya ingin mengambil kesempatan ini untuk mengungkapkan rasa hormat dan terima kasih saya kepada guru saya, guru kami.

Hadirin sekalian, terima kasih banyak atas semua dedikasi guru, guru seperti lampu di ruangan gelap.

Guru membuka pintu bagi kami menuju masa depan yang cerah di mana impian kami berada.

Kita sering lupa, lalai dan menganggap bahwa apa yang kita capai adalah hasil kerja keras kita sendiri.

Kami mohon maaf sebesar-besarnya atas hal ini, oleh karena itu kami memahami bahwa motto seorang guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa, bukan sekedar motto. Hadirin sekalian, di Hari Guru Nasional ini, mari luangkan waktu sejenak untuk mencium tangan para guru kita dan sampaikan betapa kita berterima kasih kepada mereka atas apa yang telah mereka berikan kepada kita selama ini.

Saya berharap agar semua guru di Indonesia selalu menjadi cahaya bagi anak negeri yang tidak pernah lelah membimbing mereka menuju masa depan yang cerah.

Sekian pidato singkat dari saya, terima kasih.

10.

Pertama marilah kita bersyukur kepada Allah SWT sebanyak-banyaknya. Atas rahmat yang diberikan kepada kita untuk berkumpul dalam keadaan sehat wal afiat di hari yang menggembirakan ini untuk memperingati Hari Guru Nasional.

Jangan lupa kirimkan Sholawat kepada Tuhan kita Nabi Besar Muhammad SAW.

Bapak ibu sekalian, hari ini adalah hari yang istimewa bagi seluruh guru di Indonesia, karena dalam dinamika Hari Guru Nasional ini, kita ditantang untuk mengenang jasa para guru kita dan memberikan kesempatan kepada mereka untuk berterima kasih.

Guru kita seperti cahaya terang di tengah kegelapan bagi kita semua, karena tanpa mereka kita tidak punya apa-apa untuk membuka pikiran kita terhadap banyak hal. Guru kami dengan sabar membimbing, melatih dan mengajar kami sehingga kami dapat mewujudkan impian kami.

Hadirin sekalian, tidak semua dari kita adalah anak-anak yang berbakat dalam semua mata pelajaran atau memahami apa yang kita pelajari dengan cepat. Terkadang kita begitu keras kepala dan sulit memahami sesuatu.

Tapi guru kami dengan sabar bertahan dan membimbing semua muridnya tanpa pandang bulu selama bertahun-tahun. Pengabdian ini sebenarnya sangat sulit untuk dilaksanakan, apalagi tidak jarang orang tua protes karena nilai anaknya tidak sesuai harapan. Saat ini, tanggung jawab guru kita tumbuh seiring perubahan zaman, kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan berkembang. Tidak mudah bagi guru untuk membuat anak didiknya bersaing di dunia luar yang semakin ketat dengan menanamkan visi dan karakter.

Oleh karena itu, di momen Hari Guru Nasional ini, saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh guru di Indonesia, khususnya guru-guru kami di SMPN 02 Pelita Bangsa atas segala dedikasi yang telah mereka ajarkan kepada kami.

Tidak ada yang bisa kami lakukan untuk membalas budi guru kami selain membuat mereka bangga dengan apa yang akan kami capai besok.

Saya juga ingin mengungkapkan penyesalan saya yang terdalam karena sebagai siswa kita terkadang keras kepala dan sulit dikendalikan, yang menambah tanggung jawab guru kita. Kami berharap guru-guru kami selalu menunaikan tugasnya untuk membentuk generasi manusia yang unggul dan berbudi luhur dengan kesabaran dan kemudahan.

Akhir kata, Selamat Hari Guru untuk para guru kami, panutan kami, yang jasanya selalu kami ingat, kami mencintaimu.

Terima kasih

Demikian 10 contoh pidato Hari Guru Nasional yang bisa dibacakan oleh siswa maupun guru. Semoga membantu, detikers!

Simak Video “Lebah Lucu Rayakan Hari Guru Nasional di Google Doodle”
[Gambas:Video 20detik]
(nir/nah)