liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86

10 Contoh Puisi tentang Alam, Bentuk Kekaguman pada Sang Pencipta

10 Contoh Puisi tentang Alam, Bentuk Kekaguman pada Sang Pencipta

Jakarta

Ada banyak cara untuk mengungkapkan kekaguman kita terhadap keindahan alam yang ada di sekitar kita kepada Sang Pencipta. Salah satunya dengan menuangkannya ke dalam bentuk puisi.

Bagi detikers yang ingin belajar menulis puisi tentang alam, berikut detikedu akan memberikan beberapa contoh puisi tentang alam yang telah dirangkum dari berbagai sumber. Yuk, simak selengkapnya di bawah ini!

Contoh Puisi Tentang Alam

Berikut adalah contoh puisi tentang alam sebagaimana dikutip dalam buku Puisi Panorama Indonesia karya Ai Nurhayati; buku Utopia Jiwa Alam Semesta: Literasi Graf Karya Mahasiswa IPII Angkatan 2019-2020; dan buku Antologi Puisi Semesta Harapan karya Yulistika, dkk:

1. Alam

Oleh Jihan Putri AL

Siapa yang tidak melihat pemandangan alam?

Cintai alam

Suka, jaga kebersihan

Kita akan melihat dengan mata kita

Sifat bebas

Dari sampah

Sifat bersih

Sifat dingin

Pemandangan segar untuk dilihat

Hati gelisah

Tenang

Lihat sekeliling

Ada pepohonan hijau

Pelangi akan datang bersinar

Angin yang menyejukkan

Karena itu

Angin yang menyejukkan

Karena itu

Jaga kebersihan alam

Mulai dari diri sendiri

Maka kita akan merasakan manfaatnya

2. Tepi sungai

Oleh Winda Sari

Matahari membias di kelopak mata

Kilauan yang jelas tampak mendistorsi permata di bawah

Ikan-ikan kecil saling kejar-kejaran, udang-udang masih tidur di balik bebatuan

Saya melihat deretan kotak bambu diapit bongkahan batu kali

Tenang, disimpan dengan harapan ikan manis berkunjung ke dalam

Tepian sungai terkadang terhalang oleh ombak yang mengalir

Bisikan merdu, menggambarkan orkestra alam damai

Aku masih menatap sisi lain dari sungai hijau

Sebuah pohon yang tersusun rapi seperti penjaga

Biarkan semuanya hanyut dan terperangkap dalam naungan alam

Biarkan tepian sungai selalu menjadi saksi kehidupan alam tanpa drama

3. Garis Horison

Karya Seni: Aprillia Novi Saputri

Jiwaku sunyi

Kontemplasi, hening, jauh dari keramaian

Menatap cakrawala dengan tajam

Garis lurus lebar

Saya mulai berpikir

Garis cakrawala adalah bayangan kosong

Yang memancarkan sinar Mutiara Khatulistiwa

Dan membentuk pembatas cakrawala

Saya mulai ingat

Alam semesta tidak terbatas pada wacana

Ini memberikan keindahan yang tak terbatas

Seperti cakrawala yang seolah menyatukan langit dan bumi

Sebuah garis lurus yang membentang

Membuat jarak terasa begitu jauh

Yang membentuk bentangan garis lurus

Mereka tetap bersatu, tetapi tidak bisa meleleh

Perbedaan yang ada seharusnya tidak menjadi beban

Biar perbedaan itu indah

Seperti langit, bumi dan cakrawala

Apa yang membuat cerita itu indah

4. Senja Sebelum Bulan Purnama

Pekerjaan: Nailil Muna

Secercah jingga di ufuk barat

Terbentang seperti karpet yang indah

Sepanjang cakrawala

Membuat siapapun melihat

Tertidur sebentar

Lampu merah yang menghiasi langit

Menggantikan senja yang memudar

Seperti tenggelam di balik lautan

Sinar matahari di pagi hari, diganti

Dengan bulan purnama di langit malam

Saya tidak bisa berhenti mengucapkan terima kasih

Kepada pencipta siang dan malam

Senja yang memberi kehangatan

Bulan purnama memberi kedamaian

Saya tidak bisa berhenti mengucapkan terima kasih

Kepada pencipta siang dan malam

Matahari yang memberiku kehangatan

Bulan purnama memberiku kedamaian

Untuk membuat saya optimis dalam hidup

5. Violet di Pagi Hari

Pekerjaan: Nailil Muna

Langit malam terlihat gelap

Tanpa bintang untuk mengisinya

Menunggu fajar

Yang memberi kehangatan

Untuk penduduk

Tubuh terasa

Netra terpaku

Lavender datang dari waktu ke waktu

Cahaya pertama yang menyinari bumi

Dari matahari itu sendiri

Kristal mengalir dari Netra

Menatap kagum di tepi samudra

Lavender datang di pagi hari

Yang memberikan kehangatan pada jiwa

Untuk menjalani hidup di dunia

Klik halaman berikutnya