liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77

250 Fosil Telur Dinosaurus Ditemukan di Negara Asia, Tepatnya Ada di Mana?

250 Fosil Telur Dinosaurus Ditemukan di Negara Asia, Tepatnya Ada di Mana?

Jakarta

Ilmuwan berhasil menemukan ratusan fosil telur dinosaurus di negara-negara Asia, terutama di India. Sebanyak 256 fosil telur tersebar di 92 lubang di Formasi Lamenta yang terletak di Lembah Narmada di India Tengah.

Daerah ini juga terkenal dengan spesimen Cretaceous akhir yang ditemukan tersembunyi dan termasuk pembibitan telur prasejarah.

Penemuan Fosil Telur yang Diklaim sebagai Burung Purba

Dalam penemuannya, ilmuwan tersebut menunjukkan bahwa telur tersebut telah membatu dan termasuk dalam spesimen aneh. Bahkan ditemukan fosil telur mengkilap yang langka.

Selain itu, keunikan pola bertelurnya juga menarik perhatian para ilmuwan. Mereka mengira dinosaurus memiliki pola bertelur yang mirip dengan keturunan mereka yang berbulu.

“Mereka yang bertahan memiliki potensi besar untuk memberi tahu kami tentang strategi pengasuhan dinosaurusevolusi bertelur, dan kondisi lingkungan masa lalu,” kata penulis studi Dr Harsha Dhiman dikutip dalam IFLScience.

Menurutnya, temuan paling mengejutkan dari penelitian ini adalah telur patologis yang disebut ‘ovum-in-ovo’ di mana telur di dalam telur diamati.

“Telur seperti itu tidak pernah dilaporkan dari reptil tetapi hanya dari burung. Penemuan ini mengarahkan kita untuk berhipotesis bahwa dinosaurus sauropoda titanosaur mungkin bertelur secara berurutan seperti burung.”

Penemuan telur ini juga mengidentifikasi perilaku bersarang yang terlihat di antara banyak kelompok burung modern.

Namun, penguburan telur di lubang dangkal lebih bersifat reptil, mencerminkan perilaku buaya modern.

“Pola bertelur mereka juga memberi tahu kita tentang kemungkinan strategi pengasuhan dinosaurus ini. Beberapa sarang ditemukan berdekatan satu sama lain,” jelas Dhiman.

Potensi Keanekaragaman Hayati

Para ilmuwan juga mengidentifikasi enam spesies telur yang berbeda di antara 92 cengkeraman.

Hal ini menunjukkan bahwa terdapat gambaran keanekaragaman hayati di kawasan tersebut yang belum tercermin pada sisa-sisa kerangka yang digali.

“Penemuan ini menyebabkan penetasan dinosaurus sauropoda titanosaur secara luas di Lembah Narmada, menjadikannya harta karun yang dapat mengajarkan kita hal-hal baru tentang kondisi apa yang mendukung pelestarian sarang dan bagaimana dinosaurus ini bereproduksi,” kata Dhiman.

Bergerak maju, teman-teman ilmuwan berharap untuk melakukan lebih banyak kerja lapangan di daerah tersebut untuk menemukan situs potensial yang mungkin telah memfosilkan tulang dinosaurus dewasa atau remaja untuk identifikasi taksonomi yang tepat.

Tonton Video “Dijual Rangka Dinosaurus Kecil, Tinggi 1,3 Meter”
[Gambas:Video 20detik]
(faz/nah)