liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86

7 Fakta Unik Ayam Kalkun, Ikon Hari Thanksgiving yang Bisa Tersipu

7 Fakta Unik Ayam Kalkun, Ikon Hari Thanksgiving yang Bisa Tersipu


Jakarta

Thanksgiving Day dirayakan sebagai hari panen dan ungkapan rasa syukur sepanjang tahun. Hidangan ikonik Thanksgiving adalah ayam yang disebut ayam Turki.

Orang Amerika percaya Thanksgiving berasal dari panen besar Kolonis Inggris dan orang Wampanoag, seperti yang dijelaskan dalam Encyclopedia Britannica. Fokus Thanksgiving adalah pada kalkun.

Tidak banyak orang yang tahu bahwa kalkun adalah kerabat jauh dari dinosaurus T-rex. Betulkah? Berikut adalah beberapa fakta kalkun unik

7 Fakta Unik Turki

1. Saudara T. Rex

Klavikula kalkun dibentuk oleh perpaduan dua klavikula burung. Disebut furcular, tulang-tulang ini berfungsi sebagai titik perlekatan otot dan penyangga sayap.

Saat kalkun mengepak, tulang fucruular bertindak sebagai pegas untuk menyimpan dan melepaskan energi. Ternyata garpu ini juga berfungsi sebagai pengingat bahwa burung berevolusi dari sekelompok dinosaurus.

Para peneliti telah menemukan bahwa tulang garpu yang berusia lebih dari 150 juta tahun juga ditemukan di theropoda, sekelompok dinosaurus pemakan daging yang mencakup T. rex dan Velociraptor.

2. Kalkun Tidur di Pohon

Karena kalkun sangat besar dan berat, kalkun liar terberat dengan berat 39 pon, sering diasumsikan bahwa mereka banyak menempel di tanah. Bahkan, kalkun lebih suka tidur bertengger di dahan pohon, di mana mereka aman dari pemangsa.

Seperti yang dijelaskan dalam Live Science, kalkun sering tidur berkelompok, dan ketika mereka bangun mereka mengeluarkan suara pelan sebelum turun untuk memastikan kalkun lainnya baik-baik saja setelah semalaman tidak melihat atau mendengar satu sama lain.

3. Daging Kalkun Bikin Ngantuk

Daging kalkun mengandung triptofan, asam amino yang digunakan tubuh untuk membuat serotonin, neurotransmitter di otak yang membantu mengatur tidur.

Namun, semua daging mengandung triptofan pada tingkat yang sebanding. Makanan lain yang kaya triptofan termasuk keju, kacang-kacangan, dan kerang.

Yang membuat jamuan Thanksgiving ini begitu melelahkan adalah campuran daging dan karbohidrat. Karbohidrat dari isian, ubi jalar, roti, pai, dan permen merangsang pelepasan insulin, yang kemudian memicu penyerapan sebagian besar asam amino dari darah ke dalam otot. Dengan asam amino lain yang tersapu keluar dari aliran darah, triptofan tidak harus bersaing dengannya dan lebih mampu mencapai otak untuk membantu memproduksi serotonin, yang kemudian membuat kita tertidur.

4. Kalkun Liar Bisa Terbang

Turki liar dapat terbang dalam waktu singkat dengan kecepatan hingga 89 km per jam. Namun, seperti burung buruan lainnya, mereka adalah penerbang yang buruk karena sayapnya terlalu kecil dan otot terbangnya terlalu besar dan berat. Membuat mereka sulit untuk terbang ke udara.

Kalkun lebih suka makan di tanah, tempat mereka mematuk rerumputan, biji-bijian, kacang-kacangan, beri, dan serangga kecil seperti belalang.

5. Visi Turki yang Tajam

Seekor kalkun memiliki penglihatan yang sangat baik. Karena mata mereka berada di sisi kepala mereka, kalkun memiliki penglihatan periskopik, yang memungkinkan mereka melihat benda-benda yang tidak berhadapan langsung dengan pandangan mereka. Dengan memutar kepalanya, kalkun memiliki bidang pandang 360 derajat.

6. Kalkun Bisa Merah

Saat kalkun menjadi ketakutan, gelisah, bersemangat, atau sakit, kulit yang terbuka di kepala dan lehernya dapat berubah dari merah muda pucat atau abu-abu kebiruan menjadi merah, putih, atau biru.

Lapisan kulit berdaging yang menggantung di atas paruh kalkun disebut snood dan juga berubah menjadi merah cerah saat burung sedang bersemangat seperti memerah.

7. Kalkun Memiliki Batu di Perutnya

Bagian perut kalkun yang disebut ampela berisi batu-batu kecil yang sebelumnya ditelan burung. Juga dikenal sebagai gastrolit, batu yang dipoles ini membantu pemecahan makanan untuk pencernaan, karena kalkun tidak memiliki gigi.

Namun, mereka memiliki dua perut. Lambung pertama disebut lambung kelenjar, di mana makanan dilunakkan dan dipecah oleh cairan lambung. Makanan kemudian masuk ke empedu Turki dan selanjutnya melarutkan makanan dengan menggilingnya ke dalam gastrolith sebelum masuk ke usus atau kembali ke perut.

Simak video “Melalui Berbagai Ujian, Puluhan Peserta Ikuti Lomba Ayam Kalkun Lampung”
[Gambas:Video 20detik]
(nir/nwy)