liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86

Ahli Temukan Spesies Baru Dinosaurus Herbivora, Tubuh Kecil-Tinggi 2 Meter

Ahli Temukan Spesies Baru Dinosaurus Herbivora, Tubuh Kecil-Tinggi 2 Meter


Jakarta

Ahli paleontologi menemukan spesies baru dinosaurus jenis herbivora. Sekitar 70 juta tahun yang lalu (Akhir Kapur) mereka diperkirakan hidup di tempat yang sekarang dikenal sebagai Transylvania, Rumania.

Dinosaurus ini memiliki nama ilmiah Transylvanosaurus platycephalus. Mereka milik Rhabdodontidae, sekelompok dinosaurus iguaodontian berukuran sedang dari Kapur Akhir Eropa.

Tinggi Sekitar 2 Meter

Dinosaurus herbivora yang baru ditemukan ini tingginya sekitar 2 meter (6,6 kaki) dan berjalan dengan dua kaki. Sisa-sisa tengkoraknya ditemukan di strata Kapur Akhir dekat Pui, sebelah timur Cekungan Haţeg, Transylvania, Rumania.

“Kerabat terdekatnya sekarang tinggal di Prancis. Ini mengejutkan kami,” kata ahli paleontologi Felix Augustin dan Tim, dari University of Tübingen, dikutip dari Sci.News.

Para penemu menebak bagaimana Transylvanosaurus platycephalus berakhir di “Pulau Dinosaurus Kerdil” di tempat yang sekarang disebut Transylvania.

Menurut mereka, sumber makanan yang terbatas juga membuat dinosaurus pemakan tumbuhan diadaptasi untuk memiliki tubuh kecil. Untuk sebagian besar periode Cretaceous, yang berlangsung sekitar 145 hingga 66 juta tahun lalu, Eropa merupakan kepulauan tropis.

“Transylvanosaurus platycephalus hidup di sebuah pulau di nusantara, bersama dengan dinosaurus kerdil, buaya, kura-kura, dan pterosaurus terbang dengan lebar sayap hingga 10 meter (33 kaki),” tulis tim peneliti dalam publikasi ilmiah mereka.

“Dengan setiap spesies yang baru ditemukan, kami menantang anggapan umum bahwa fauna Kapur Akhir memiliki keanekaragaman yang rendah di Eropa,” lanjut mereka.

Kenaikan Permukaan Laut Memicu Penyebaran Fauna Purba

Menurut para ilmuwan, penemuan tertua Rhabdodontidae adalah fauna yang berasal dari Eropa Timur. Hewan itu mungkin menyebar ke barat dari sana dan spesies tertentu diperkirakan telah kembali ke Transylvania.

“Kenaikan permukaan laut dan peristiwa tektonik menyebabkan jembatan darat sementara antar pulau dan mungkin menyebabkan hewan bubar,” lanjut ahli tersebut.

Dr Augustin mengatakan bahwa hewan purba memiliki kaki dan ekor yang kuat. Sebagian besar spesies, terutama reptil, dapat berenang sejak lahir.

Namun, alasan mengapa Transylvanosaurus platycephalus bisa tiba di Eropa timur masih belum jelas hingga saat ini. Para peneliti mengatakan data yang mereka miliki masih terlalu sedikit.

“Kami hanya memiliki beberapa tulang untuk klasifikasi taksonomi dan tidak lebih dari 12 cm atau 4,7 inci, yang merupakan bagian bawah tengkorak dengan foramen oksipital dan dua tulang frontal,” jelas Augustin.

Penemuan tentang dinosaurus Herbivora ini diterbitkan dalam artikel berjudul “A New Ornithopod Dinosaur, Transylvanosaurus platycephalus gen. et sp. nov. (Dinosauria: Ornithischia), from the Upper Cretaceous of the Haţeg Basin, Romania” dalam jurnal Vertebrate Paleontology.

Tonton Video “Dijual Rangka Dinosaurus Kecil, Tinggi 1,3 Meter”
[Gambas:Video 20detik]
(baik/baik)