Apakah Gempa Selalu Menyebabkan Tsunami? Cek Faktanya


Jakarta

Tsunami merupakan rangkaian gelombang laut yang dapat menyebar dengan kecepatan hingga lebih dari 900 km per jam. Bencana alam ini dapat memusnahkan bangunan dan pemukiman.

Penyebab tsunami bermacam-macam, mulai dari tanah longsor hingga letusan gunung berapi. Sehingga banyaknya gempa bumi di Indonesia dengan intensitas tinggi menimbulkan pertanyaan, apakah gempa bumi selalu menimbulkan tsunami?

Gempa Bumi Dapat Menyebabkan Tsunami, tapi…

Gempa bumi dapat menyebabkan tsunami, tetapi tidak semua gempa bumi. Magnitudo gempa bumi merupakan salah satu faktor yang menimbulkan tsunami.

Menurut situs Pusat Informasi Tsunami Internasional oleh UNESCO, tsunami yang paling merusak dihasilkan dari gempa besar dan dangkal dengan pusat gempa atau garis patahan di dekat atau di dasar laut. Ini biasanya terjadi di wilayah Bumi yang sedang mengalami subduksi tektonik.

Saat lempeng-lempeng ini saling berpapasan, mereka menyebabkan gempa bumi besar, yang memiringkan atau menggeser sebagian besar dasar samudra.

Pergeseran vertikal yang tiba-tiba di area yang begitu luas memengaruhi permukaan laut. Akibatnya terjadi perpindahan air hingga gelombang tsunami yang merusak.

Gelombang dapat bergerak jauh dari sumber gempa bumi, menyebarkan kehancuran di jalurnya.

Jenis Gempa Yang Menyebabkan Tsunami

Dalam website United States Geological Survey (USGS), ada tiga jenis gempa yang menjadi penyebabnya tsunamiyaitu:

1. Magnitudo Gempa 6,5 ​​sd 7,5

Meskipun gempa bumi ini biasanya tidak menghasilkan tsunami, namun akan menunjukkan perubahan permukaan laut di sekitar pusat gempa.

Tsunami yang menyebabkan kerusakan atau korban jiwa jarang sebesar ini. Tapi bisa tapi jika ada efek sekunder seperti tanah longsor atau keruntuhan bawah air.

2. Gempa Magnitudo 7,6 hingga 7,8

Gempa bumi dengan magnitudo 7,6 hingga 7,8 dapat menimbulkan tsunami yang merusak, terutama jika terjadi di dekat pusat gempa. Jika pusat gempa berjauhan, kecil kemungkinannya menyebabkan kerusakan besar.

3. Gempa dengan Magnitudo 7,9 dan Lebih Besar

Gempa bumi sebesar ini akan menyebabkan tsunami yang besar dan menghancurkan. Apalagi jika terjadi gempa bermagnitudo 9,0, ada kemungkinan gempa susulan dengan magnitudo 7,5 atau lebih.

Dalam website Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Indonesia, tercatat gempa bumi di Indonesia yang menimbulkan tsunami antara lain tsunami Nusa Tenggara Barat 1977, tsunami Flores 1992, tsunami Banyuwangi 1994, tsunami Biak 1996 dan terakhir. tsunami Aceh pada tahun 2004.

Tonton Video “Momen Masyarakat Taiwan Tidak Panik Pasca Gempa M 6.8”
[Gambas:Video 20detik]
(non/fase)