liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86

Bantah Insentif Mobil Listrik untuk Orang Kaya, Sesmenko: Demi Green Energy!

Bantah Insentif Mobil Listrik untuk Orang Kaya, Sesmenko: Demi Green Energy!

Jakarta

Insentif Rp 80 juta untuk mobil listrik patut diperhatikan. Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso membantah program ini menguntungkan orang kaya.

“Kemarin ada pertanyaan Pak, apakah salah memberikan insentif kepada orang kaya untuk membeli kendaraan? Ini konteksnya kan? Semua negara mendorong green energy,” ujarnya di Pabrik PT HM Sampoerna di Karawang Industrial City, Jawa Barat, Kamis (12/1/2023) ).

Ia membandingkan insentif kendaraan listrik dengan negara lain. Misalnya, Amerika Serikat (AS) yang memberikan insentif hingga Rp117 juta.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

“Ada insentif di banyak negara. Thailand lebih besar, dan akhirnya AS memberikan Rp 117 juta,” lanjutnya.

Susiwijono juga membantah jika mobil dengan harga tinggi akan mendapat subsidi. Menurut dia, saat ini pemerintah sedang menggodok insentif teknis termasuk rencana pembatasan harga kendaraan yang bisa mendapat insentif.

“Lalu benarkah beli mobil listrik lebih dari Rp 1 miliar tiba-tiba disubsidi, seperti mensubsidi orang kaya. jadi insentif., berapa,” jelasnya.

Kemenko Perekonomian saat ini sedang berdiskusi dengan beberapa kementerian antara lain Kementerian Perindustrian, Kementerian ESDM, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Kementerian Keuangan.

“Yang lebih penting dari insentif adalah perlu ada alokasi anggaran. Kementerian Keuangan meminta untuk membahas solusi dari aplikasi tersebut,” katanya.

Mengenai detail teknis insentif ini, Susiwijono mengaku sedang mempercepatnya. Proses tersebut ditargetkan selesai tahun ini.

“Semua proses kita percepat, targetnya kalau bisa tahun ini, tapi masih dibahas di level teknis,” imbuhnya.

Selain mobil listrik, insentif diberikan untuk mobil berbasis hybrid sebesar Rp 40 juta. Sedangkan insentif sepeda motor listrik sebesar Rp 8 juta untuk pembelian baru, dan sepeda motor yang dikonversi menjadi sepeda motor listrik sebesar Rp 5 juta.

Simak videonya “RI subsidi Rp 80 juta untuk mobil listrik, negara lain gimana?”
[Gambas:Video 20detik]

(zlf/zlf)