liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86

Benarkah Bayi Sudah Mengenal Bahasa Sejak dalam Kandungan?

Benarkah Bayi Sudah Mengenal Bahasa Sejak dalam Kandungan?

Jakarta

Dunia sains terus meneliti bagaimana kecerdasan cinta lahir dapat dibentuk. Salah satunya terkait dengan bagaimana bayi mulai mengenal bahasa.

Mengutip situs resmi University of Washington, para ilmuwan mengungkapkan bahwa bayi yang baru berusia beberapa jam sudah bisa membedakan antara bunyi bahasa ibunya dan bahasa asing.

Studi menunjukkan bahwa saat berada di dalam kandungan, bayi mulai belajar bahasa dari ibunya. Bayi mulai menyerap bahasa saat masih dalam kandungan, yang merupakan tahap lebih awal dari yang diperkirakan sebelumnya.

Pada usia berapa bayi mulai mendengarkan ibunya di dalam kandungan?

Para peneliti menjelaskan bahwa indra dan mekanisme otak menyala cinta pendengaran sudah berkembang pada usia kehamilan 30 minggu.

Dalam hal ini, sebuah penelitian baru menunjukkan bahwa bayi yang belum lahir dapat mendengar ibunya berbicara selama 10 minggu terakhir kehamilan.

Kemudian saat lahir dapat menunjukkan apa yang mereka dengar. “Ibu memiliki peran pertama dalam memengaruhi otak anak,” kata Patricia Kuhl, dari Institute for Learning & Brain Sciences di University of Washington.

“Bunyi vokal dalam ucapan adalah unit terkuat dan janin menguncinya (dalam ingatan),” tambahnya.

Sebelumnya, para peneliti tidak menemukan bukti bahwa pembelajaran bahasa terjadi di dalam rahim.

Studi sebelumnya telah menunjukkan bahwa bayi baru lahir siap untuk belajar dan mulai membedakan antara bunyi ujaran di bulan pertama kehidupan.

“Ini adalah studi pertama yang menunjukkan bahwa janin (telah) belajar sebelum lahir tentang suara ucapan tertentu dari bahasa ibu,” kata Christine Moon, profesor psikologi di Pacific Lutheran University di Tacoma, Washington.

“Penelitian ini mendorong hasil terukur dari pengalaman dengan suara ucapan dari usia enam bulan hingga sebelum lahir,” tambahnya.

Bayi Adalah Pembelajar Terbaik

Sebuah penelitian dilakukan di Tacoma Washington dan Stockholm, Swedia dengan memeriksa empat puluh bayi, berusia sekitar 30 jam dan rata-rata merupakan campuran antara perempuan dan laki-laki.

Saat masih di kamar bayi, bayi mendengar bunyi vokal dalam bahasa ibu dan bahasa asing. Ketertarikan mereka pada suara ditangkap oleh berapa lama mereka mengisap dot yang terhubung ke komputer untuk mengukur reaksi bayi terhadap suara tersebut.

Mengambil napas lebih panjang atau lebih pendek untuk suara asing atau dekat adalah bukti pembelajaran. Karena hal inilah yang nantinya menunjukkan bahwa bayi sudah bisa membedakan suara yang terdengar di dalam kandungan.

Di kedua negara yang diuji, terbukti bayi saat lahir menyerap bahasa asing lebih lama dari bahasa ibunya.

Peneliti mengatakan itu cinta adalah siswa terbaik. Peneliti yang menemukan bagaimana mereka menyerap informasi dapat memberikan wawasan tentang pembelajaran seumur hidup pada manusia.

“Kami ingin tahu keajaiban apa yang mereka lakukan di masa kanak-kanak yang tidak bisa dilakukan orang dewasa. Kami tidak bisa menyia-nyiakan rasa ingin tahu awal itu,” kata Patricia Kuhl.

Simak video “Kericuhan Penemuan Bayi di Toilet Kamar Mandi Rumah Sakit Manado”
[Gambas:Video 20detik]
(faz/teman)