liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86

Bercinta Saat Sedang Keputihan, Apa Efeknya Bagi Kelamin Suami-Istri?

4 Hal yang Tak Boleh Dilakukan Usai Bercinta, Pasutri Wajib Tahu!


Jakarta

Gairah seksual terkadang bisa muncul kapan saja. Begitu pula dengan keputihan yang bisa keluar dari vagina tanpa gejala apapun padahal kondisi ini membuktikan tumbuhnya jamur dan bakteri.

Lantas, berhubungan intim saat mengalami keputihan, apakah membahayakan kesehatan organ intim?

Keputihan dikatakan normal bila muncul saat haid atau setelah masa subur (ovulasi). Bentuknya terlihat agak transparan, teksturnya cair, dan lengket. Hal terpenting tentang keputihan normal adalah tidak berbau dan berwarna kuning atau abu-abu.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Jadi, wanita yang mengalami keputihan di luar ciri tersebut harus waspada karena menandakan adanya bakteri, jamur, atau virus yang menginfeksi vagina.

Bercinta saat putih, apa efeknya?

Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan RS Dr Soetomo, dr Hari menegaskan, wanita yang mengalami keputihan sebaiknya tidak melakukan hubungan seksual dengan pasangan terlebih dahulu untuk menghindari keputihan yang semakin parah.

Dia menyamakan tekstur putih yang tidak sehat itu dengan ‘susu pecah’. Artinya, terlalu menggumpal dan warnanya tidak jelas. Hal ini biasanya disertai dengan rasa gatal dan iritasi di sekitar alat kelamin. Bahkan, tidak jarang kasus yang menimbulkan rasa sakit saat buang air kecil atau berhubungan intim.

Keputihan yang dibiarkan terlalu lama dapat mempengaruhi gairah seksual wanita. Meski cairan ini berperan besar dalam melembapkan vagina saat berhubungan seks, namun keputihan yang tidak normal justru membuat seorang wanita merasa malu karena vaginanya terlalu basah sehingga dikhawatirkan kepuasan pria tidak tercapai.

Oleh karena itu, para ahli medis menganjurkan setiap wanita yang mengalami keputihan tidak normal untuk memeriksakan diri ke dokter. Ini karena keputihan juga merupakan tanda penyakit ganas, seperti kanker atau infeksi menular seksual (IMS).

Sebagai pencegahan, wanita harus menjaga kebersihan kemaluannya saat buang air besar atau mandi. Hindari sabun dan lotion yang mengandung banyak bahan kimia dan pewangi karena dapat menyebabkan iritasi. Apalagi pakai celana dalam yang longgar dan bahannya tidak kasar.

Nah, sudah tahu kan kalau berhubungan intim saat mengalami keputihan, apa artinya? Ini mungkin terdengar sederhana bagi kebanyakan orang. Namun, infeksi bakteri dan virus dapat menular ke pasangan, sehingga menambah masalah kesehatan yang harus dicegah.

Simak Video “Indonesia Dihantui Resesi Seks, Menolak Menikah dan Punya Anak”
[Gambas:Video 20detik]
(Fadilla Namira/kna)