liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77

Bukan Demam, Gejala Awal COVID-19 XBB-BQ.1 yang Kerap Diabaikan Warga RI

Bukan Demam, Gejala Awal COVID-19 XBB-BQ.1 yang Kerap Diabaikan Warga RI


Jakarta

Kasus COVID-19 di Indonesia kembali meningkat secara signifikan. World Health Organization (WHO) menyatakan dari 198 subvarian Omicron yang ditemukan di Indonesia, varian XBB dan BQ.1 mendominasi jumlah kasus harian COVID-19.

Dr Rery Budiarti SpTHT-KL(K) dari RS Kariadi mengingatkan, gejala awal COVID-19 varian baru Omicron mungkin tampak ringan sehingga sering disepelekan. Gejalanya meliputi demam, batuk, pilek, nyeri menelan, dan sesak napas pada kasus yang parah.

“Ini sering tumpang tindih dengan gejala sakit tenggorokan dan pilek, jadi wajar jika panik dan khawatir,” ujarnya dalam keterangan tertulis dikutip detikcom, Senin (28/11/2022).

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Dari sederet keluhan yang dilaporkan, sakit tenggorokan merupakan salah satu gejala COVID-19 yang dialami sekitar lima hingga 17,4 persen pasien COVID-19. Keluhan ini sering terjadi akibat infeksi virus.

“Penularan terjadi antar manusia dari percikan ludah saat seseorang batuk, berbicara, atau bersin. Gejala ini juga ditemukan pada infeksi virus pernapasan selain COVID-19,” ujarnya.

dr. Rery mengatakan gejala ini kemungkinan besar merupakan keluhan umum pasien COVID-19. Yang bisa dilakukan jika mengalaminya adalah lebih banyak istirahat dan isolasi diri di rumah selama 14 hari.

Hindari Makanan Ini

Meningkatkan asupan air dan vitamin C juga dikatakan dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Ada satu catatan tentang makanan menurut Dr Rery.

“Hindari makanan pedas dan gorengan yang bisa memperparah sakit tenggorokan. Tetap tenang dan berpikir positif karena stres juga bisa menurunkan daya tahan tubuh yang akan memperparah infeksi,” sarannya.

Gejala ringan COVID-19 biasanya hilang dalam satu hingga tiga hari. Namun perlu diwaspadai jika keluhan tidak kunjung membaik lebih dari tiga hari yang diikuti dengan demam tinggi.

“Jika mengalami gejala demam tinggi dan sesak napas, segera ke rumah sakit dengan pelayanan yang lebih lengkap dan pastikan memakai masker,” pungkasnya.

Simak video “Perbedaan Mencolok Gejala Awal Covid-19 dan Cacar Monyet”
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)