liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77

Deretan Mal Sepi Bak Kuburan, Hidup Segan Mati Tak Mau

Deretan Mal Sepi Bak Kuburan, Hidup Segan Mati Tak Mau

Jakarta

nomor Pusat perbelanjaan legenda di Jakarta banyak pengunjung yang menganggur. Meski wabah COVID-19 sudah mulai mereda dan penerapan pembatasan kegiatan sosial (PPKM) telah dicabut, namun masih ada pusat perbelanjaan yang sepi seperti kuburan.

diringkas detikcomRabu (1/11/2023), berikut deretan pusat perbelanjaan di Jakarta yang aktivitasnya meredup hingga sepi kuburan:

1. Mal Ratu Plaza

Ratu Plaza Mall dikenal sebagai salah satu pusat perbelanjaan terkemuka di Jakarta. Berlokasi di Sudirman, Jakarta Pusat, kondisi pusat perbelanjaan ini kini memprihatinkan.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Pusat perbelanjaan yang berada di kawasan strategis tersebut sempat sepi sejak merebaknya wabah COVID-19 pada tahun 2020 lalu. Situasi tersebut menyebabkan sebagian besar pemilik kios memutuskan untuk tutup dan hingga saat ini keadaan mereka belum menunjukkan perkembangan.

Sebelumnya, trader bisa mendapatkan hingga puluhan juta. Kini, para trader hanya bisa mendapatkan kocek di kisaran ratusan ribu saja. Meski pendapatan mereka turun drastis, para pedagang tetap membayar sewa ruko secara penuh.

“Dulu Ratu Plaza dikenal sebagai pusat perbelanjaan elit, pusat perbelanjaan ramai, setiap Jumat sampai Minggu, wah penuh banget, enggak begini. Kalau begini, ada pelanggan yang bilang, ‘Anggap ini kosong. gedung, pikir itu adalah kantor,'” kata seorang dealer elektronik ketika berbicara dengannya detikcomJumat lalu (12/9/2022).

2. Kota Glodok

Glodok City merupakan salah satu mall elektronik legendaris di Jakarta Barat yang berdiri sejak tahun 1970-an. Sayangnya, gambar tersebut telah memudar dan hanya tersisa begitu banyak cerita di dalamnya.

Mal tersebut seolah tak mampu bertahan di tengah gempuran mal-mal baru yang menjamur dan maraknya toko online. Gedung-gedung yang menjual elektronik hingga alat kesehatan semakin kosong seperti kuburan.

Kini bangunan tersebut hanya diisi dengan kios-kios tertutup yang ditempeli tulisan “Dijual/Disewakan”. Ada juga beberapa kios dengan pengumuman tertulis ‘Tutup Sementara’ dari PD Pasar Jaya.

3. Mal Blok M

Pusat perbelanjaan yang dulu dikenal sebagai satu-satunya ‘Mall Bawah Tanah’ ini merupakan kawasan legendaris yang digandrungi anak muda era 90-an. Lokasinya juga berada tepat di bawah Terminal Blok M, Jakarta Selatan yang memiliki posisi sangat strategis sebagai jalur transit transportasi.

Kini kondisi Mal Blok M jauh berbeda. Pusat perbelanjaan ini sepi dimana banyak toko yang tutup dan sepi pengunjung. Mal ini konon sepi sejak tahun 2017, saat Ramayana dan Robinson hengkang dan diperparah dengan dampak COVID-19.

Beberapa hal lain yang membuat mall ini terkesan seperti kota hantu adalah keberadaan toko online, hingga maraknya penjualan barang bekas. Hilangnya angkutan Metromini dan Kopaja juga menjadi faktor tambahan, dimana terminal ini dulunya menjadi lokasi transit kedua kendaraan tersebut.

4. Plaza Semanggi

Plaza Semanggi di Jakarta Selatan awalnya merupakan pusat perbelanjaan yang ramai. Ramainya mall juga didukung dengan banyaknya acara yang diadakan disana.

Situasi di Plaza Semanggi kini sangat sepi, jauh berbeda dari sebelumnya. Bangunan itu telah ditinggalkan oleh banyak pedagang dan pembeli.

(bantuan/gambar)