FIFA Larang Fans Pakai Kostum Perang Salib, Dianggap Singgung Muslim


Doha

Bukan hanya bendera dan simbol hiasan pelangi LGBT yang dilarang di Piala Dunia 2022. FIFA sekarang juga melarang penggemar memakai kostum perang salib di Qatar.

Menurut Daily Mail, dua suporter Inggris terlihat mengenakan kostum tentara salib atau crusader, menjelang pertandingan melawan Iran. Keduanya langsung diamankan empat petugas.

Kedua penggemar tentara salib berkostum itu berpakaian lengkap. Dia membawa pedang dan perisai bersama St. George. The Times melaporkan bahwa suporter dilarang memasuki stadion.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Dalam video yang viral di media sosial, terlihat salah satu suporter Inggris dilarang masuk ke dalam stadion. Petugas terlihat memerintahkan mereka berdua keluar dari stadion.

Otoritas Qatar telah mulai melarang penggemar Inggris mengenakan kostum tentara salib di stadion.

Pakaiannya, lengkap dengan pedang dan salib, menyinggung karena sejarah pemerkosaan, pembantaian, dan pendudukan tentara salib di tanah Arab. #Qatar #Eng #FIFAWorldCup pic.twitter.com/BoL6dnZEjz

—Robert Carter (@Bob_cart124) 23 November 2022

FIFA mengatakan, kostum itu memang dilarang masuk Piala Dunia 2022. Sebab, dalam konteks sejarah, pakaian tersebut dianggap menyakiti hati umat Islam.

“Pakaian Tentara Salib, dalam konteks Arab, bisa menyinggung umat Islam. Itu sebabnya mitra anti-diskriminasi meminta penggemar untuk memakai pakaian dalam atau baju ganti,” kata FIFA.

Kick It Out, kelompok kampanye anti-rasisme di sepak bola mengatakan, “Pakaian tertentu, seperti pakaian yang mewakili ksatria atau tentara salib, mungkin tidak diterima di Qatar,” kata Kick It Out.

Perang Salib sendiri terjadi pada abad ke-11 hingga ke-17, di mana banyak terjadi peperangan antar agama. Salah satunya terjadi dari tahun 1096 hingga 1271, di mana Tentara Salib berusaha merebut Tanah Suci dari umat Islam.

Selain kostum tentara salib, FIFA juga melarang dekorasi seperti bendera dan apapun yang berwarna pelangi sebagai simbol dukungan terhadap LGBT. Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022, sangat melarang keberadaannya. Namun kabar terbaru, FIFA mengizinkan pernak-pernik pelangi masuk ke dalam stadion.

(Yana/Krs)