liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86

‘Fokus Indonesia Cuma ke Doan Van Hau’

Timnas Indonesia Gagal di Piala AFF, Shin Tae-yong Singgung Stadion My Dinh


Hanoi

Skuad Indonesia dikalahkan oleh Vietnam dan gagal mencapai final Piala AFF 2022. Skuat Garuda dinilai hanya fokus ke pertahanan lawan, Doan Van Hau.

Indonesia kembali gigit jari dan gagal juara di Asia Tenggara. Di babak semifinal Piala AFF 2022, skuad besutan Shin Tae-yong itu dikalahkan oleh Vietnam.

Setelah bermain imbang 0-0 pada laga pertama di Senayan, Indonesia kalah 0-2 dari Vietnam di My Dinh National Stadium, Hanoi, Senin (9/1/2023). Kekalahan itu membuat skuad Garuda angkat koper.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Pada laga putaran kedua, komentator Piala AFF 2022 Rhysh Roshan Rai menyebut Indonesia terlalu fokus pada Doan Van Hau. Bek asal Vietnam itu dinilai sukses mencuri perhatian pemain lawan.

“Pernah saya merasa Indonesia kehilangan fokus bermain sepak bola melawan Vietnam,” ujar Rai kepada VnExpress.

“Kadang-kadang mereka banyak fokus pada Doan Van Hau, sehingga mereka teralihkan dari permainan. Van Hau bermain jauh lebih baik dari pada game pertama. Dia lebih terlibat dalam situasi bola, dan tampil bagus dalam banyak duel dengan Asnawi Mangkualam,” dia berkata. .

Aksi Doan Van Hau sepanjang pertandingan dinilai sukses memprovokasi pergerakan pemain Indonesia. Gol kedua Vietnam dianggap sebagai contoh.

Saat gol bermula dari sepak pojok, Doan Van Hau dinilai sukses memprovokasi pergerakan Marc Klok. Situasi tersebut membuat Nguyen Tien Linh kehilangan kendali, dan mampu menyundul bola ke gawang Indonesia.

“Awalnya gelandang naturalisasi Marc Klok menemani Tien Linh, tapi meninggalkan misi dengan mengejar Van Hau,” analisanya.

“Gelandang Saddil Ramdani kemudian sedikit terlambat bergerak setelah Tien Linh. Tien Linh juga menunjukkan kemampuan bergerak dan mendapatkan poin untuk menempatkan bola,” kata Rai.

Secara keseluruhan, Doan Van Hau sendiri merupakan pemain yang menaungi fokus Indonesia. Setelah dicap kotor di laga pertama Piala AFF 2022, di laga kedua, bek muda Vietnam itu pun menjadi “sasaran” keberatan pemain Indonesia terhadap Araki Yusuke yang diwasiti.

(yna/af)