liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86

Hari AIDS Sedunia, Ahli Singgung Penyebab Mahasiswa Rentan HIV-AIDS

Hari AIDS Sedunia, Ahli Singgung Penyebab Mahasiswa Rentan HIV-AIDS


Jakarta

Pada Hari AIDS Sedunia, para ahli mengkhawatirkan perilaku seks bebas akan meningkatkan risiko remaja terkena HIV-AIDS. Meluasnya akses terhadap teknologi dikhawatirkan membuat banyak kelompok usia produktif rentan terhadap penyakit tersebut.

Beberapa waktu lalu, data yang disampaikan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Bandung terkait ratusan pelajar yang terinfeksi HIV sempat membuat heboh. Disebutkan, dari 5.943 warga Bandung yang tertular HIV dalam kurun waktu 30 tahun, pelajar menyumbang 414 kasus atau setara dengan 6,97 persen.

Ketua Umum Perhimpunan Hematologi dan Transfusi Darah Indonesia dr TB Djumhana Atmakusuma, SpPD-KHOM mengatakan, keadaan ini kemungkinan besar disebabkan oleh seks bebas dan perilaku tidak sehat para remaja. Dia juga merujuk pada fakta bahwa informasi yang dibagikan tentang bahaya HIV-AIDS tidak jelas, yang membuat banyak anak muda berisiko tertular penyakit tersebut.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

“Seks bebas, narkoba suntik, pemicunya. Kebiasaan berganti pasangan di kalangan remaja juga. Saya juga kaget ketika melihat data Kemenkes, ada 12 ribu anak di bawah usia 12 tahun yang positif HIV,” ujarnya. ujar detikcom ditemui di Jakarta Pusat, Rabu (31/11/2022).

Menurutnya, penting bagi remaja untuk diberikan informasi selengkap mungkin tentang bahaya HIV-AIDS karena selain stigma, penderita HIV-AIDS perlu menjalani pengobatan seumur hidup.

“Jadi dari kecil harus diberikan (edukasi-red). Masalahnya sekarang tidak ada gambar, tidak ada data,” pungkasnya.

Tonton Video “AIDS dan 10 Gejala Umum: Batuk Kering-Demam”
[Gambas:Video 20detik]
(suc/atas)