liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86

Ilmuwan Sebut Makanan Kering untuk Anabul Lebih Ramah Lingkungan, Kok Bisa?

Ilmuwan Sebut Makanan Kering untuk Anabul Lebih Ramah Lingkungan, Kok Bisa?


Jakarta

Pemilik Anabul (berbulu) perlu mengetahui hal ini! Baru-baru ini, sekelompok peneliti menemukan bahwa makanan kering untuk kucing dan anjing lebih ramah lingkungan sebagai pengganti makanan basah.

Studi ini ditulis oleh ahli gizi hewan Vivian Pedrinelli dari University of São Paulo di Brazil dan rekan-rekannya.

Analisis dalam penelitian ini melibatkan data dari 900 diet hewan peliharaan. Kemudian, hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir 90 persen kalori dari makanan basah atau wet food berasal dari sumber hewani. Kalori dua kali lebih banyak dari makanan kering atau makanan kering.

Namun, mengapa makanan kering untuk kucing dan anjing disebut lebih ramah lingkungan?

Mengapa Anabul Dry Food Lebih Ramah Lingkungan

Studi berjudul ‘Dampak Lingkungan dari Pola Makan untuk Anjing dan Kucing’ menemukan bahwa produksi makanan basah menggunakan lebih banyak lahan dan air serta mengeluarkan lebih banyak gas rumah kaca daripada makanan kering.

Ilmuwan tentunya sudah mengetahui bahwa konsumsi daging manusia dalam jumlah besar menyebabkan emisi gas rumah kaca. Menurut seorang ekonom dari University of Edinburgh (tidak terlibat dalam penelitian), makanan hewan juga tidak lepas dari pertimbangan ini.

Namun, seberapa efektif berbagai makanan hewan tersebut? lingkunganmasih belum jelas.

Makanan basah untuk anabolik biasanya tidak mengandung potongan daging yang besar, melainkan potongan yang tidak mungkin dimakan orang. Pakar lingkungan dari University of California, Gregory Okin mengatakan perhitungan biaya karbon untuk material sisa masih diperdebatkan.

Beberapa berpendapat bahwa steroid anabolik pada dasarnya tidak dihitung karena berasal dari hewan yang dimakan manusia.

Yang lain, di sisi lain, mencatat bahwa meskipun pemrosesan membutuhkan energi, namun tetap menimbulkan biaya lingkungan. Apalagi jika mengandung sedikit daging yang bisa dimakan manusia.

Okin mengatakan, ada perbedaan dampak lingkungan Makanan basah Anabul dan makanan kering dapat membantu pemilik hewan peliharaan yang sadar lingkungan. Informasi ini dianggap penting bagi konsumen saat memilih makanan untuk bulu bayi.

Tonton Video “Mengenal Sejarah Hari Kucing Sedunia”
[Gambas:Video 20detik]
(nah/nwy)