liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86

Kembangkan Aplikasi Pemilu 2024, IPB University Kerja Sama dengan KPU

Kembangkan Aplikasi Pemilu 2024, IPB University Kerja Sama dengan KPU

Jakarta

IPB University dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan mengembangkan aplikasi khusus untuk pemilihan umum 2024 mendatang.

Kerja sama telah disepakati melalui penandatanganan Nota Kesepahaman tentang Pemanfaatan Teknologi Informasi (TI) untuk Pemilu 2024.

Penandatanganan dihadiri oleh Ketua KPU Hasyim Asy’ari SH MSi PhD dan Rektor IPB University Prof Arif Satria yang berlangsung di Ruang Sidang Rektor IPB Kampus Dramaga, Bogor, Jawa Barat, dikutip Kamis (12/1/2023). .

Kerja sama sejak pemilu lalu

Bersamaan dengan itu, juga ditandatangani Perjanjian Kerja Sama (PK) antara keduanya oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum RI Bernard Dermawan Sutrisno Msi dan Wakil Rektor Bidang Sumberdaya, Perencanaan dan Keuangan IPB University, Prof Agus Purwito.

Prof Arif Satria mengatakan, kerjasama antara IPB University dan KPU sudah terjalin sejak pemilu sebelumnya. Bahkan, Rektor IPB juga pernah menjadi panelis dalam Debat Capres.

Kerja sama ini diharapkan dapat membantu KPU menjalankan tugasnya yang membutuhkan kewaspadaan.

Upaya Optimalisasi Pelayanan Pemilu Indonesia

Sementara itu, Ketua KPU Hasyim Asy’ari menyampaikan terima kasih kepada IPB University atas kesediaan dan dukungannya kepada KPU.

“Kerja sama ini dilakukan karena KPU memiliki misi mengoptimalkan TI untuk meningkatkan layanan pemilu di Indonesia,” ujarnya.

Ia mengatakan, KPU banyak mendapat bantuan dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Hasyim Asy’ari menilai sisi keilmuan ada di kampus, sehingga wajar jika bisa bekerjasama dengan pihak kampus.

“Terima kasih atas kesediaan IPB University untuk membantu KPU dalam membangun sistem informasi daftar pemilih. Sistem ini penting mengingat di tingkat global, dengan basis populasi yang besar, Indonesia memiliki sistem demokrasi elektoral terbesar ketiga di dunia,” ujarnya. ditambahkan.

Selain itu, Hasyim juga meninjau pendidikan staf KPU dan keterlibatan mahasiswa dalam bertugas sebagai anggota Kelompok Pengelola Pemungutan Suara (KPPS) di Tempat Pemungutan Suara (TPS) sesuai domisili yang tertera di KTP.

Manajemen IT dan Pengembangan Sistem Komunikasi IPB

Prof Arif juga memaparkan perkembangan sistem teknologi informasi dan komunikasi yang dikelola IPB University dari tahun ke tahun.

Misalnya, pada tahun 2018 ini, TIK IPB University sudah mulai ditingkatkan. Mulai dari pembelajaran hingga penelitian yang diperkuat.

Hingga tahun 2022, telah dibuat sekitar 87 aplikasi untuk memfasilitasi kegiatan pembelajaran yang dapat dipantau melalui gawai.

“Termasuk aplikasi khusus orang tua wali yaitu aplikasi IPB for Parents. Ini merupakan fasilitas yang diberikan kepada orang tua dalam memantau perkuliahan anaknya,” terangnya.

Ia juga mengatakan bahwa penciptaan TIK telah membawa IPB menjadi Gold Winner dalam Anugerah Humas Diktiristek (AHD) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek) untuk aplikasi IPB Mobile for Student.

Simak Video “Pernyataan Lengkap Kapolres Bogor Terhadap Ratusan Mahasiswa Terjebak Hutang”
[Gambas:Video 20detik]
(aeb/tw)