liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77

Ketahui Penyebab Jantung Koroner, Gejala, dan Cara Pencegahan

Ketahui Penyebab Jantung Koroner, Gejala, dan Cara Pencegahan


Jakarta

Penyakit jantung koroner merupakan salah satu penyakit yang dialami oleh banyak orang. Penyakit ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Ketika Anda memiliki penyakit jantung koroner, Anda tidak hanya memiliki penyakit tersebut, tetapi juga mendapatkan beberapa komplikasi yang ditimbulkannya.

Apa saja penyebab penyakit jantung koroner, gejalanya, dan bagaimana cara mencegahnya? Simak artikel berikut ini!

Mengetahui Penyakit Jantung Koroner

Mengutip laporan RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro, penyakit jantung koroner merupakan penyakit jantung yang paling banyak terjadi pada manusia. Penyakit jantung koroner sendiri merupakan jenis penyakit kardiovaskular yang menempati urutan pertama di dunia penyebab kematian.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Pada penyakit jantung koroner, pembuluh darah utama yang menyuplai darah ke jantung mengalami kerusakan, seperti dikutip dari situs Dinas Kesehatan Kalimantan Barat.

Anda mungkin ingin tahu tentang siapa saja yang berisiko terkena penyakit jantung koroner. Pasalnya, menurut situs NHS, penyakit jantung koroner lebih berisiko pada orang yang merokok, memiliki tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, kadar lipoprotein tinggi, jarang berolahraga, mengidap diabetes, obesitas, dan memiliki riwayat penyakit jantung koroner. . penyakit dalam keluarga mereka.

Penyebab Jantung Koroner

Ada beberapa faktor penyebab penyakit jantung koroner. Penyebab penyakit jantung koroner antara lain :

1. Penyumbatan arteri

Penyebab pertama penyakit jantung koroner adalah penyumbatan arteri. Penyumbatan arteri dapat terjadi akibat kelebihan kolesterol yang akhirnya menumpuk di arteri hingga arteri menjadi sempit dan suplai darah ke jantung menjadi terbatas. Selain kolesterol, zat lain seperti protein dan kalsium yang mengapung di aliran darah juga berpotensi menyumbat pembuluh darah. Proses penyumbatan ini disebut aterosklerosis.

2. Kebiasaan merokok

Kebiasaan merokok dapat menjadi penyebab penyakit jantung koroner pada seseorang. Alasannya adalah nikotin dan karbon monoksida dari rokok membebani jantung dengan membuatnya bekerja lebih cepat. Bahan kimia lain dari asap rokok juga dapat merusak lapisan arteri koroner.

3. Hipertensi

Hipertensi (tekanan darah tinggi), seperti halnya merokok, merupakan beban bagi jantung. Oleh karena itu, hipertensi juga merupakan penyebab penyakit jantung koroner.

4. Lipoprotein (a) Tinggi

Penyebab penyakit jantung koroner lainnya adalah tingginya lipoprotein dalam tubuh. Seperti kolesterol, lipoprotein (a) adalah sejenis lemak yang dibuat oleh hati. Tingkat lipoprotein dalam darah diwariskan dari orang tua sehingga mereka memiliki lipoprotein tinggi yang sama seperti orang tua mereka juga memiliki lipoprotein tinggi.

5. Kurangnya olahraga teratur

Jika tubuh kurang aktif, Anda akan lebih rentan terhadap timbunan lemak yang menumpuk di pembuluh darah arteri. Oleh karena itu, olahraga rutin yang membakar lemak dengan baik penting untuk dilakukan.

6. Diabetes

Kadar gula darah yang tinggi menyebabkan diabetes melipatgandakan risiko penyakit jantung koroner. Diabetes merupakan penyebab penyakit jantung koroner karena diabetes membuat lapisan pembuluh darah menebal, yang berarti berpotensi membatasi aliran darah.

Apa Itu Gejala Jantung Koroner?

Gejala-gejala berikut dapat menjadi tanda bahwa Anda memiliki penyakit jantung koroner. Berikut gejalanya:

1. Nyeri dada (angina

Dikutip dari situs CDC dan Mayo Clinic, gejala pertama yang mungkin Anda alami adalah nyeri dada atau angina. Gejala ini membuat Anda merasakan tekanan dan sesak di dada, seolah-olah seseorang sedang berdiri di atas dadanya. Aktivitas berat dan emosi yang buruk dapat memicu angina.

2. Sesak napas

Gejala berikutnya adalah sesak napas. Pada penyakit jantung koroner, biasanya Anda akan merasa kesulitan atau tidak bisa bernapas.
Anda mungkin merasa tidak bisa bernapas.

3. Kelelahan

Meski terlihat normal, rasa lelah juga merupakan gejala penyakit jantung koroner, lho! Penyakit jantung koroner membuat jantung Anda sulit memompa darah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan tubuh sehingga tubuh cepat lelah.

Jika jantung Anda tidak dapat memompa cukup darah untuk memenuhi kebutuhan tubuh, Anda mungkin merasa sangat lelah.

4. Serangan Jantung

Gejala ke-4 adalah serangan jantung. Arteri yang benar-benar tersumbat akan menyebabkan serangan jantung. Tanda atau gejala serangan jantung meliputi nyeri dada, nyeri bahu atau lengan, sesak napas, dan berkeringat.

Bagaimana Mencegah Penyakit Jantung Koroner?

Makan makanan sehat dan bergizi, yang rendah lemak dan tinggi serat. Biasanya, makanan ini termasuk buah-buahan segar, sayuran, dan biji-bijian. Aktiflah dengan olahraga teratur. Menjaga berat badan ideal agar terhindar dari berbagai penyakit. Berhenti merokok. Kurangi asupan alkohol. Jaga tekanan darah tetap terkendali. Jaga agar diabetes tetap terkendali. Mengonsumsi obat-obatan tertentu yang diresepkan oleh dokter Mengelola pikiran positif Menghindari makanan berpengawet dan makanan kemasan.

Pengobatan Pasien Jantung Koroner

Ada banyak pengobatan yang bisa dilakukan untuk pasien jantung koroner. Anda bisa mendapatkan pengencer darah untuk mengurangi risiko serangan jantung, seperti aspirin dosis rendah, clopidogrel, rivaroxaban, ticagrelor, dan prasugrel.

Selain itu, ada juga obat golongan statin yang diresepkan oleh dokter. Obat statin ini digunakan untuk memblokir pembentukan kolesterol. Sejumlah obat lain termasuk beta-blocker, nitrat, angiotensin-converting enzyme (ACE), reseptor angiotensin-2 hingga diuretik.

Komplikasi Akibat Penyakit Jantung Koroner

Pasalnya, menderita penyakit jantung koroner tidak berhenti sampai di situ. Berikut komplikasi penyakit jantung koroner menurut website Healthline:

Gagal jantung Detak jantung yang tidak normal, seperti bradikardia, takikardia, dan fibrilasi atrium Nyeri dada yang meliputi sesak, berat, tertekan, panas, gatal, hingga bersin. Serangan jantung Kematian mendadak Stroke

Lakukan Pemeriksaan Jantung secara rutin

Mengingat kemungkinan penyakit jantung koroner, penting bagi Anda untuk secara teratur memantau kesehatan jantung Anda. Beberapa pemeriksaan jantung yang dapat dilakukan antara lain:

Tes Treadmill Elektrokardiografi Ekokardiografi Skor Kalsium CT Tes Kolesterol Angiogram CT

Itulah penyebab penyakit jantung koroner beserta gejalanya dan cara pencegahannya. Jangan lupa jaga kesehatan dengan melakukan pencegahan, agar tubuh tetap sehat!

Simak Video “Kenapa Kemenkes Tak Bikin Wabah Kasus Chiki Ngebul”
[Gambas:Video 20detik]
(qq/fds)