Ki Joko Bodo dan Kiprahnya di Layar Sinema


Jakarta

Bicara soal tokoh paranormal, ada satu nama yang paling unik dan diingat masyarakat, yaitu Ki Joko Bodo. Pria berusia 57 tahun ini berteman dengan beberapa selebriti dan dikenal karena kepribadiannya yang hangat dan menyenangkan.

Meski pesona yang ditampilkan sangar, Ki Joko Bodo justru menjadi salah satu paranormal tersukses di dunia hiburan. Pemilik nama Agus Yulianto ini pernah tampil di beberapa film horor seperti Terowongan Casablanca (2007), Jerit Tasik Terlarang (2013) hingga Taman Langsat Mayestik (2014).

Berbicara kiprahnya di dunia perfilman, ada kisah menarik yang dialami pria kelahiran Bali ini. Awalnya, Ki Joko Bodo hanya didapuk sebagai satpam lokasi syuting, namun pesonanya menarik perhatian sutradara dan ia terpilih bermain di sana. Dan tentu saja memainkan karakter paranormal.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Dalam film Tunnel Casablanca, ia berperan sebagai Sangaji, seorang dukun yang membantu Refa (Nino Fernandez) saat menghadapi kekerasan mantan kekasihnya yang dibunuh, Astari (Asha Shara). Sangaji berhasil memaku kepala Astari hingga kembali menjadi manusia.

Hal yang sama juga terjadi pada film-film lain, seperti Scream of the Forbidden Lake yang mengangkat kisah tragedi Situ Gintung. Bintang utama Cinta Penelope ini mengaku selama syuting sempat mengalami kejadian mistis. Untung ada Ki Joko Bodo yang juga ikut membintangi film tersebut.

“Di hari pertama syuting tidak ada alasan, jadi ada penundaan. Ada pembersihan untuk Ki Joko Bodo,” kata Cinta Penelope.

Penampilan Ki Joko Bodo dalam film tersebut. Foto: Dok. St

Pengalaman buruk juga menimpa Ardina Rasti dan Asha Shara saat syuting dengan paranormal. Saat syuting film horor tersebut, terjadi kecelakaan dimana dua kepala kru terluka oleh kamera yang beterbangan. Kejadian ini menjadi pengalaman yang mengerikan bagi sang aktor.

Namun, tidak hanya film horor yang menggunakan jasa Ki Joko Bodo. Ia juga tampil di film animasi Si Juki tahun 2017 dan mengisi suara karakter Mbah Gendeng. Ia mengaku sangat senang dan puas bisa mengikuti film tersebut, bahkan tidak merasa kesulitan ketika harus menghafal naskahnya.

Aura bahagia yang ia rasakan juga terasa dari poster yang dirilis Falcon Pictures.

“Saya senang bisa ikut serta dalam film yang menarik ini. Tentu saya sangat terkesan, puas dan senang sekali. Apalagi saya di sini memberikan suara untuk Mbah Gendeng,” ujarnya saat itu.

Ki Joko Bodo menghembuskan nafas terakhirnya pada pukul 10.00 WIB, Selasa (22/11) di kediamannya di Lubang Buaya, Jakarta Timur. Dia meninggal pada usia 57 tahun.

Simak Video “Sisi Lain Ki Joko Bodo Yang Jarang Diketahui Orang”
[Gambas:Video 20detik]
(pantat/pus)