liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77

Langit Jadi Jingga Saat Fajar dan Senja, Kok Bisa?

Langit Jadi Jingga Saat Fajar dan Senja, Kok Bisa?

Jakarta

Tahukah Anda mengapa langit berubah menjadi jingga saat fajar dan senja? Waktu terbentuknya warna jingga ini sering disebut sebagai “golden hour”.

Dikutip dari laman Waktu dan Tanggal Jumat (20/1/2023), saat “golden hour” sinar matahari akan berwarna jingga hangat seolah memperlihatkan pancaran sinar keemasan. Waktu-waktu ini juga dikenal sebagai jam ajaib yang populer di kalangan fotografer dan pembuat film.

Namun secara ilmiah, langit bisa berubah menjadi jingga karena posisi antara matahari dan cakrawala menyebabkan fenomena yang disebut “hamburan”. Berikut penjelasan prosesnya.

Bagaimana Langit Menjadi Oranye Saat Fajar dan Senja?

Profesor Meteorologi University of Wisconsin-Madison, Amerika Serikat, Steven Ackerman mengatakan, fenomena hamburan terjadi ketika molekul dan partikel kecil di atmosfer mengubah arah sinar matahari. Akibatnya, cahaya bisa menyebar.

Fenomena hamburan akan mempengaruhi warna cahaya yang datang dari langit. Namun, detail warna akan ditentukan oleh panjang gelombang cahaya dan ukuran partikel. Misalnya, biru dan ungu sebenarnya bisa muncul di siang hari karena memiliki panjang gelombang yang pendek.

Panjang gelombang pendek itu kemudian dihamburkan oleh molekul-molekul di udara lebih banyak daripada warna spektrum lainnya. Namun, saat hari cerah, mata manusia justru menangkap warna biru dan ungu.

Sayangnya, violet tidak dapat dilihat dengan baik sehingga langit akan tampak biru. Begitu pula dengan warna jingga saat fajar dan senja.

“Saat senja dan fajar tiba, Matahari berada pada titik terendah di cakrawala. Saat itu sinar matahari akan melewati lebih banyak udara dibandingkan siang hari, saat Matahari berada lebih tinggi di langit,” ujar Ackerman seperti dikutip dari University of Situs web Wisconsin-Madison.

Lebih banyak atmosfer berarti lebih banyak molekul yang menyebarkan cahaya ungu dan biru dari mata manusia. Jika panjang gelombang cukup panjang, semua cahaya biru dan ungu dihamburkan dari pandangan.

Sedangkan warna lain akan masuk ke mata manusia sehingga yang terlihat adalah kuning, jingga atau merah. Pada dasarnya, merah memiliki panjang gelombang terpanjang dari semua cahaya.

Jadi, saat Matahari merupakan kombinasi merah seperti jingga, berbagai jalur warna lain yang melintasi atmosfer akan terhalang dan merah atau jingga akan menang. Akibatnya, warna adalah apa yang dapat dilihat dan dilihat oleh mata manusia.

Perbandingan ketika langit berubah menjadi jingga di seluruh dunia

Seperti disebutkan sebelumnya, ketika langit berubah menjadi jingga saat fajar atau senja, itu bisa merujuk pada fenomena “golden hour”. Lagi-lagi mengutip laman Time and Date, lamanya fenomena ini terjadi bergantung pada garis lintang dan musim. Berikut daftarnya:

1. Di daerah khatulistiwa seperti Indonesia. Matahari akan melintasi cakrawala dengan sudut 90 derajat yang membuat peralihan antara siang dan malam baik fajar maupun senja relatif singkat.

2. Di lokasi dengan garis lintang yang lebih tinggi, prosesnya lebih lama. Misalnya, New York dan Wellington berada pada 40 derajat lintang utara dan selatan. Di kedua kota tersebut, dibutuhkan sekitar 1 jam pada bulan Maret untuk langit menunjukkan warna jingga saat fajar atau senja.

3. Akhirnya di lingkungan kutub Matahari tidak tenggelam lebih rendah dari 6 derajat di bawah cakrawala selama musim panas. Sehingga warna jingga langit akan bertahan sepanjang malam.

Itulah penjelasan mengapa langit berubah menjadi jingga saat fajar dan senja beserta perkiraan waktu beberapa detik sudah bisa melihatnya di langit. Jadi lebih tahu kan? Semoga bermanfaat!

Simak Video “4 Fenomena Langit yang Akan Terjadi di Bulan Desember 2022”
[Gambas:Video 20detik]
(teman-teman)