liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86

Mengenal Planet Mars dan Alasan Dijuluki Planet Merah

Mengenal Planet Mars dan Alasan Dijuluki Planet Merah


Jakarta

Mars adalah planet keempat yang paling dekat dengan Matahari. Mars disebut Planet Merah karena permukaannya terlihat tandus dan berwarna kemerah-merahan, seperti dikutip dari buku Ensiklopedia Pelajar dan Umum karya Gamal Komandoko.

Selain itu, mengutip dari buku Sartono Rangkuman IPA Super Lengkap, SPd Si, ukuran planet Mars lebih kecil dari Bumi, diameternya sekitar 6.800 km atau setengah diameter Bumi.

Sedangkan jarak antara Mars dan Matahari adalah 228 juta km, dengan masa revolusi 687 hari, dan masa rotasi 24,6 jam. Mars memiliki dua satelit, Phobos dan Deimos. Sedangkan jarak Mars ke Bumi, menurut situs Delapan, bervariasi antara 54,6 juta kilometer hingga 102,1 juta kilometer, tergantung Mars berseberangan dengan matahari atau tidak.

Satelit Phobos ditemukan pada 11 Agustus 1877, sedangkan Deimos ditemukan pada 11 Agustus 1879. Phobos adalah satelit terdekat dengan Mars pada jarak 9.370 km, sedangkan Deimos berjarak 23.500 km dari Planet Merah.

Dalam 50 juta tahun, kedua satelit itu akan menabrak permukaan Mars atau pecah dan berubah menjadi struktur cincin yang mengelilingi planet tersebut, seperti dikutip dari buku Mini Encyclopedia: The Universe karya Yusup Somadinata.

Mengapa Disebut Planet Merah

Mars disebut juga Planet Merah karena saat udara bersih dan cerah (cuaca cerah) Mars tampak berwarna merah. Hal ini disebabkan oleh adanya debu berwarna kemerahan yang mengandung besi (III) oksida di permukaan planet Mars.

Debu ditiup angin atau badai dengan kecepatan 20 km/jam melintasi planet ini, seperti dikutip dari buku Pengantar Astrologi karya Muhammad Hadi Bashori.

Permukaan planet Mars

Dikutip dari buku Geography: Revealing Geosphere Phenomena karya Ahmad Yani, terdapat banyak gunung berapi raksasa di planet Mars. Salah satunya adalah Olympus Mons, gunung tertinggi di Mars yang mencapai 24 km (tiga kali lebih tinggi dari Gunung Everest) dengan lebar kaki 500-600 km.

Lebar kaldera yang terbentuk akibat letusan miliaran tahun lalu sekitar 80 kilometer. Selain Olympus Mons, ada banyak gunung berapi lainnya, termasuk yang sudah punah, antara lain Arsia Mons, Ascraeus Mons, dan Pavonis Mons. Letak pegunungan tersebut berada di Dataran Tinggi Tharsis dengan panjang 4.000 km dan ketinggian 4.000 km.

Permukaan planet ini kering dan berbatu, dataran tinggi Mars tertutup kawah, sedangkan sebagian besar dataran rendah tertutup aliran lava, seperti dikutip dari buku Space karya Ian Braham.

Di sisi lain, planet Mars memiliki dua gurun kutub berupa es dan gas yang membeku, seperti dikutip dari buku Everything about the Universe karya Azzurrino Riski.

Kutub utara Mars, memiliki tudung es berdiameter 1.000 km dengan ketebalan tudung es sekitar 2 km dan mengandung 1,6 juta km kubik es. Jika kutub utara Mars mencair, air akan menutupi planet sedalam 7 meter. Sedangkan tudung es di kutub selatan Mars memiliki diameter sekitar 350 km dengan ketebalan sekitar 3 km untuk tudung es tersebut.

Belahan utara Mars mengalami dampak yang disebabkan oleh meteor raksasa lebih dari 1.900 km empat miliar tahun yang lalu. Dampaknya menciptakan kawah terbesar berukuran 10.600 km x 8.500 km. Belakangan, kawah tersebut berubah menjadi lembah yang disebut Bonneville.

Musim di Mars

Dikutip dari buku Atmospheric Physics karya Dr Indri Dayana, sumbu rotasi Mars juga miring 25 derajat terhadap orbitnya. Hal ini menyebabkan Mars memiliki beberapa musim seperti Bumi.

Musim di Mars dua kali lebih lama daripada di Bumi karena orbit Mars lebih besar dari Bumi dan Mars lebih jauh dari matahari.

Suasana di Mars

Seperti dikutip dari buku The Solar System karya Penerbit Sema Gul dan Yudhistira, planet Mars merupakan planet mati tanpa ada makhluk hidup di Mars. Alasan utamanya adalah karena atmosfer Mars merupakan campuran padat gas beracun yang mengandung karbon dioksida, sehingga kehidupan tidak dapat bernapas dan membutuhkan bantuan pernapasan.

Selain itu, planet Mars tidak memiliki air dan suhu planet tersebut sekitar 550 C (55 derajat Celsius) serta terjadi angin topan dan badai gurun yang berlangsung berbulan-bulan. Pada siang hari, suhu di ekuator mencapai 100 C (10 derajat Celcius).

Namun karena tidak ada atmosfer yang melindunginya, suhu pada malam hari turun drastis menjadi -750 C (minus 75 derajat Celcius), sedangkan di kutub di Mars sekitar -1300 C (minus 130 derajat Celcius). Suhu ini berada di bawah tekanan atmosfer Mars sehingga menyebabkan karbon dioksida di atmosfer membeku. Karena itu, di kutub planet ini Mars ada es karbon dioksida.

Tonton Video “Eksplorasi Mars Berakhir Meninggalkan Puing-Puing Antariksa”
[Gambas:Video 20detik]
(nwk/nwk)