liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86

Peneliti Ungkap Perjalanan Penduduk Asli Amerika dari Eurasia Ribuan Tahun Lalu

Peneliti Ungkap Perjalanan Penduduk Asli Amerika dari Eurasia Ribuan Tahun Lalu

Jakarta

Ilmuwan menyebut sekelompok pemburu-pengumpul yang melakukan perjalanan dari Eurasia timur (Eropa dan Asia) sekitar 20.000-30.000 tahun lalu dan menjadi Amerika pertama.

Migrasi ini juga terjadi jauh sebelum orang Eropa mulai berdatangan ke Amerika. Namun, perjalanan tersebut sepertinya bukan perjalanan satu arah, karena pria ini telah berulang kali melintasi Selat Bering menuju Eurasia dalam sejarah.

Sekarang, para peneliti telah menemukan bagaimana orang Amerika prasejarah ini melakukan perjalanan bolak-balik melintasi Selat Bering dan tempat lain di Eurasia.

Leluhur yang Lebih Dinamis

Para ilmuwan baru-baru ini menemukan DNA purba dari tulang dan gigi sepuluh orang Eurasia timur yang terpelihara dengan baik. DNA mereka masih dalam kondisi baik karena iklim yang dingin. Menurut ahli arkeogenetik di Universitas Tubingen Jerman, Cosimo Posth, di lingkungan tempat penemuan itu dilakukan, 70-80 persen DNA dalam tulang fosil masih dapat tersisa.

Fosil manusia purba berusia 7.500 hingga 500 tahun. Melalui temuan yang dipublikasikan dalam jurnal Current Biology, hal itu menunjukkan bahwa dari pantai Amerika dan Jepang hingga pedalaman Siberia, beberapa populasi nenek moyang manusia tampak lebih dinamis dan bercampur daripada yang dibayangkan.

Dikutip dari Majalah Smithsonian, Posth dan rekan-rekannya membagi genom dari sepuluh fosil yang mereka temukan menjadi tiga bagian, termasuk manusia purba di Pegunungan Altai Siberia, Semenanjung Kamchatka, dan bagian lain di Timur Jauh Rusia.

Analisis DNA yang diperoleh juga menunjukkan beberapa fakta tentang migrasi purba.

Pertama, perpindahan luas manusia purba dan budaya melintasi Eurasia dibuktikan dengan populasi yang tinggal di Pegunungan Altai di Siberia. Menurut para ilmuwan, keturunan dari ras ini adalah ras yang kemudian menghuni Eropa dan Amerika.

Kedua, orang-orang dari budaya Jomon Jepang bermigrasi kembali ke daratan Asia. Selain itu, penduduk asli Amerika juga bermigrasi kembali ke Asia beberapa kali selama ribuan tahun.

Beberapa individu berusia 7.500 tahun yang ditemukan dalam penelitian ini adalah bagian dari populasi pemburu-pengumpul yang sebelumnya tidak dikenal yang tinggal di Pegunungan Altai. Sedangkan pada awal Holosen setidaknya 10.000 tahun lalu masyarakat Altai tinggal di daerah yang lebih hangat.

Oleh karena itu, analisis Posth menunjukkan bahwa populasi ini adalah campuran genetik dari dua kelompok berbeda yang hidup di berbagai bagian Siberia selama Zaman Es terakhir, Paleo Siberia dan Eurasia utara kuno.

Posth mengatakan Pegunungan Altai kemungkinan adalah tempat di mana populasi yang berbeda bercampur.

Penelitian ini menunjukkan bahwa beberapa penduduk asli Amerika telah kembali ke Eurasia sebelum 500 tahun yang lalu, mungkin sekitar 5.000 tahun yang lalu. Menurut seorang antropolog di Southern Methodist University, David Meltzer, penemuan penduduk asli Amerika di Eurasia tidak mengejutkan.

“Ketika Beringia (jembatan darat) tenggelam sekitar 12.000 tahun yang lalu, manusia tidak mungkin berjalan dari timur laut Asia ke Amerika. Mungkin sekitar 6.000 tahun yang lalu atau lebih awal, manusia menggunakan perahu untuk menyeberangi Laut Bering,” jelasnya.

Tonton Video “Belajar Sejarah dari Pameran Desa Kuno”
[Gambas:Video 20detik]
(baik/teman)