liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86

Penemuan Spesies Pohon Raksasa Baru di Sumatera, Bisa Tumbuh 40 Meter!

Penemuan Spesies Pohon Raksasa Baru di Sumatera, Bisa Tumbuh 40 Meter!


Jakarta

Sebuah spesies baru pohon raksasa ditemukan di Indonesia, tepatnya di Sumatera. Pohon besar ini bernama Lophopetalum Tanah Gambut dan dapat tumbuh hingga mencapai 40 meter dengan diameter batang mencapai 1,5 meter.

Akar pohon raksasa itu cukup lebar dengan ukuran keliling pohon 15 meter dan menjulang 1,5 meter dari permukaan tanah.

Mengutip dari SciNews, spesies ini termasuk dalam genus Lophopetalum dalam famili Celastraceae. Genus ini mencakup hampir 20 spesies asli yang tersebar luas di India, Bangladesh, Indonesia, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Nepal, Nugini, Filipina, Thailand, Vietnam, Australia, dan Kepulauan Andaman.

“Dalam famili Celastraceae, suku Lophopetalum termasuk tiga genus paleotropik dengan biji bersayap,” kata peneliti dari National University of Singapore, Agusti Randi.

Memiliki Batang Halus

Studi yang diterbitkan dalam jurnal Phytotaxa edisi 17 November 2022 mengungkapkan bahwa pohon raksasa ini memiliki batang halus berwarna abu-abu muda hingga kusam seperti putih susu.

Sedangkan kulit bagian dalamnya berwarna jingga merah muda hingga coklat kemerahan pucat. Spesies ini diamati berbunga dari Februari hingga April dan berbuah dari April hingga Juni.

Spesies Lahan Gambut Lophopetalum diberi nama sesuai dengan lokasi ditemukannya, yaitu di hutan rawa gambut, Sumatera.

Mengurangi Jumlah Hutan Rawa Gambut

“Hutan rawa gambut dikenal karena kekurangan unsur hara yang unik, kaya karbon, dan kondisi basah yang memerlukan adaptasi khusus untuk bertahan hidup,” kata para peneliti.

Sayangnya, habitat ini kini telah mengalami konversi ekstensif menjadi lahan pertanian dan hanya 11 persen dari hutan rawa yang tidak terganggu.

Para peneliti merekomendasikan agar pohon raksasa tersebut dikategorikan sebagai spesies yang sangat terancam punah. Selain itu, jumlah hutan rawa gambut semakin berkurang dan terancam di seluruh Asia Tenggara.

tag
pohon raksasa
mempelajari
peneliti
Sumatra
pohon

Tonton Video “Pohon Berusia 50 Tahun di Bandung Jatuh, Tidak Ada Korban”
[Gambas:Video 20detik]
(aeb/fase)