liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86

Perubahan Kimia: Pengertian, Ciri dan Contohnya

Perubahan Kimia: Pengertian, Ciri dan Contohnya


Jakarta

Perubahan kimia adalah perubahan materi yang dapat menghasilkan zat baru dengan sifat kimia yang berbeda dari zat asalnya. Zat baru terbentuk dalam perubahan kimia karena perubahan komposisi zat.

Perubahan tersebut dapat berupa penggabungan sejumlah zat atau penguraian suatu zat, seperti dikutip dari buku Buku IPA Terpadu: Ilmu Pengetahuan Alam Kurikulum 2013 SMP Kelas VII karya Rinawati.

Ciri-ciri Perubahan Kimia

Ada 4 jenis perubahan kimia yang dikutip dari buku Ringkasan Kimia Lengkap; SMP/MTs kelas 7/8/9 oleh Tim Guru Indonesia dan repositori Kimia dari website Kemendikbud yang masing-masing dijelaskan sebagai berikut:

1. Perubahan Kimia Yang Menyebabkan Perubahan Suhu

Proses perubahan suhu terbagi menjadi dua yaitu:

sebuah. Reaksi eksoterm, yaitu reaksi kimia yang menghasilkan energi panas (panas) yang selanjutnya meningkatkan suhu lingkungan. Misalnya: proses membakar petasan, membuat api unggun.

b. Reaksi endoterm, yaitu reaksi kimia yang memerlukan (menyerap) energi panas, menimbulkan efek pendinginan terhadap lingkungan. Contoh: peristiwa fotosintesis, in
di mana tanaman menyerap panas dari matahari

2. Perubahan Kimia Yang Menghasilkan Warna

Terjadinya perbedaan warna antara reaktan sebelum dan sesudah reaksi juga menandakan adanya perubahan kimia.

Contoh: perubahan warna pada kertas lakmus. Kertas lakmus biru yang dicelupkan ke dalam larutan asam akan berubah menjadi merah, sedangkan kertas lakmus merah yang dicelupkan ke dalam larutan basa akan berubah menjadi biru.

3. Perubahan Kimia Yang Menghasilkan Gas

Terbentuknya gas dalam proses reaksi merupakan salah satu indikator terjadinya perubahan kimia.

Contoh: logam seng (Zn) bereaksi dengan larutan asam sulfat (H2SO4) membentuk seng sulfat (ZnSO4) dan sejumlah gelembung gas hidrogen.

4. Perubahan Kimia Yang Dapat Menghasilkan Curah Hujan

Hasil dari zat yang bereaksi jika mengendap adalah perubahan kimia.

Contoh: perak nitrat (AgNO3) dicampur dengan natrium klorida (NaCl) menghasilkan natrium nitrat (NaNO3) dan endapan putih perak klorida (AgCl).

Contoh Perubahan Kimia Dalam Kehidupan Sehari-hari

Berikut beberapa contoh perubahan kimia yang kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari, seperti yang dikutip dalam buku SMP/MTs IPA Kelas VII A karya Agung Wijaya; Kimia Kelas VII SMP/MTs oleh Budi Suryantin; Seri Sains: Benda dan Sifatnya oleh Agus Riyadi; dan Buku Saku IPA Kelas Atas 7, 8 & 9 SMP oleh Winda Sutrisno:

1. Kertas dibakar menjadi abu. Setelah pemanasan selesai, abu tidak lagi berubah menjadi kertas.

2. Kerusakan makanan yang tidak disimpan dengan baik.

3. Fermentasi untuk membuat singkong dari pita dan beras ketan.

4. Penambangan emas dengan amalgamasi (melarutkan emas dengan merkuri).

5. Elektrolisis yang menguraikan suatu senyawa menjadi zat penyusunnya, misalnya elektrolisis air yang menguraikan hidrogen dan oksigen.

6. Pembakaran bensin pada mobil dapat menghasilkan energi kinetik sehingga mobil dapat berjalan.

7. Kuku yang dibiarkan terlalu lama akan berkarat. Hal ini dikarenakan udara yang lembab menyebabkan besi (Fe) yang terdapat pada kuku bereaksi dengan oksigen dan berubah menjadi besi karat (Fe2O3).

8. Ganti susu menjadi keju.

9. Luka yang diobati dengan alkohol terasa dingin di kulit. Ini karena alkohol menyerap panas di kulit.

10. Gula pasir yang dibakar akan menghasilkan zat berwarna hitam dan berair. Zat hitam ini disebut arang. Rasanya berubah pahit kontras dengan manisnya gula pasir.

11. Mengubah minyak goreng menjadi bau anyir. Minyak goreng mengandung asam lemak. Jika asam lemak ini bereaksi dengan oksigen, minyak goreng akan berbau tidak sedap dan tidak enak dimakan.

Selamat belajar tentang perubahan kimia detikers…

Simak Video “Fakta Ledakan Pabrik Kimia di Cilegon”
[Gambas:Video 20detik]
(nwk/nwk)