liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86

RI Kejar 3 Sumber Pendapatan Baru di Masa Depan, Ini Daftarnya

RI Kejar 3 Sumber Pendapatan Baru di Masa Depan, Ini Daftarnya

Jakarta

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengungkapkan setidaknya ada tiga sumber pembangunan ekonomi yang dapat mendorong perekonomian Indonesia menjadi lebih kuat pascapandemi COVID-19.

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan sumber pertumbuhan ekonomi baru yang pertama adalah ekonomi digital. Selama dua tahun terakhir, perekonomian Indonesia disebut mampu mempertahankan pertumbuhannya berkat digitalisasi.

“Digitalisasi adalah sumber ekonomi baru kami,” kata Suahasil pada Forum Internasional Tahunan ke-11 tentang Pembangunan Ekonomi dan Kebijakan Publik (AIFED) di Hilton Bali, Nusa Dua, Selasa (6/12/2022).

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Sumber pertumbuhan ekonomi baru yang kedua adalah transisi menuju ekonomi hijau. Tidak hanya membangun energi baru terbarukan (EBT), Indonesia juga berkomitmen untuk melakukan pensiun dini pembangkit listrik tenaga batu bara (PLTU).

“Saya yakin Indonesia, kita sangat berkomitmen untuk menjadi contoh di dunia bahwa kita bisa melakukan transisi energi dengan cara yang terjangkau,” ujar Suahasil.

Terakhir, sumber pertumbuhan ekonomi baru Indonesia terkait dengan ekonomi dan kesehatan. Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG’s) juga dikatakan membuka jalan baru bagi pertumbuhan ekonomi di masa depan.

“Pengalaman kami selama 2 tahun terakhir, ekonomi dan kesehatan menjadi sangat penting dan memberikan perspektif baru bagaimana kebijakan makro, fiskal, moneter, di sektor ketenagakerjaan, berbagai sektor lainnya lebih baik untuk Indonesia,” jelasnya.

(bantuan/das)