Riset Baru Ungkap Beda Gejala COVID-19 di Orang Belum-Sudah Divaksin 2 Dosis


Jakarta

Sebuah studi kesehatan yang dilakukan oleh Zoe Health Study yang berbasis di Inggris, mengidentifikasi gejala COVID-19 yang paling umum saat ini. Hasil penelitian ini diperoleh berdasarkan lebih dari 4 juta orang yang melaporkan gejala COVID-19 di aplikasi tersebut.

Dikutip dari Everyday Health, berdasarkan analisisnya, gejala infeksi virus Corona varian Omicron ditemukan mirip dengan flu. Beberapa gejala dominan pada varian sebelumnya, Delta, kini berada di urutan paling bawah. Gejalanya adalah anosmia, sesak napas, dan demam.

Selain itu, penelitian ini juga menemukan perbedaan gejala COVID-19 berdasarkan status vaksinasi. Pasien yang sudah mendapat vaksin dosis penuh akan mengalami gejala yang berbeda dengan pasien yang baru mendapat satu dosis vaksin atau belum mendapat vaksin.

Studi tersebut menemukan bahwa orang yang mendapatkan vaksinasi lengkap (dua dosis) melaporkan lebih sedikit gejala. Tidak hanya itu, gejalanya juga umumnya hilang dalam waktu yang lebih singkat.

Gejala COVID-19 Berdasarkan Vaksin

Studi ini mengelompokkan gejala COVID-19 ke dalam tiga kategori status vaksinasi, yakni pada orang yang sudah mendapat dua dosis vaksin, satu dosis vaksin, dan yang belum mendapat suntikan vaksin. Ini penjelasannya.

1. Sudah Menerima Dua Dosis Vaksin

Sakit tenggorokan, pilek, hidung tersumbat, batuk terus-menerus, sakit kepala

Para peneliti juga melaporkan bersin sebagai salah satu gejalanya. Seseorang disarankan untuk melakukan tes PCR/antigen swab jika mengalami bersin terus menerus tanpa sebab yang jelas.

2. Sudah Menerima Satu Dosis Vaksin

Sakit kepala Dingin Sakit tenggorokan Bersin Batuk terus menerus

3. Tidak Divaksinasi

Sakit Kepala Sakit tenggorokan Demam Pilek Batuk terus menerus

Selain itu, para peneliti belum sepenuhnya memahami mengapa gejala COVID-19 bisa terus berubah seiring berjalannya waktu.

“Tidak sepenuhnya jelas mengapa perubahan gejala ini terjadi. Tapi data Zoe konsisten dengan apa yang dilihat banyak dokter pada pasien kami selama beberapa bulan terakhir,” kata Dean Winslow, spesialis penyakit menular di Stanford University.

Simak video “Perbedaan Mencolok Gejala Awal Covid-19 dan Cacar Monyet”
[Gambas:Video 20detik]
(suc/naf)