liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86

Rumah Rp 1-2 M Diincar, Daerah Ini Jadi Favorit

Rumah Rp 1-2 M Diincar, Daerah Ini Jadi Favorit


Jakarta

Prediksi perusahaan induk real estate 99 Group prospek bisnis properti pada tahun 2023 cerah. Hal ini terlihat dari penguatan ekonomi Indonesia hingga tren peningkatan permintaan dan penawaran tahun lalu.

Chief Executive Officer (CEO) 99 Group Indonesia Wasudewan mengatakan tren pasokan properti pada 2022 sebesar 30,1%. Indeks Harga Properti juga meningkat, meski tidak signifikan, hingga 2,4% tahun lalu.

“Penguatan ekonomi makro pada 2022 dan penguatan infrastruktur akan memiliki tren positif untuk harga, penawaran, dan permintaan. Kami sangat optimis untuk tahun 2023. Kami berharap mereka yang terlibat dalam industri ini memiliki semangat yang sama untuk berkontribusi pada Indonesia. ekonomi,” ujarnya dalam acara 99. Group Property Outlook 2023, Kamis (19/01/2023).

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Berdasarkan data akses platform yang berada di bawah naungan perusahaannya, kata Wasudewan, pencarian properti didominasi rumah tanah sebesar 80%, sedangkan apartemen 4,5%. Para pencari ini didominasi oleh usia 18-24 tahun dan 35-44 tahun, mulai dari generasi milenial hingga Gen Z.

Manfaat hunian di atas Rp 1 miliar semakin meningkat

Wasudewan mengatakan, sejak 2021 hingga 2022, pencarian real estate masih didominasi oleh real estate dengan harga di bawah Rp 400 juta dan real estate di kisaran Rp 1-2 miliar di urutan kedua.

Pada tahun 2021 jumlah pencarian rumah di bawah Rp 400 juta mencapai 25,3%, sedangkan pada tahun 2022 turun 2,1% menjadi 23,1%. Penurunan ini merupakan yang terbesar. Sementara itu, pencarian properti di Rp 400-650 juta juga turun 1,2% menjadi 11,2%, dari persentase 12,4% pada 2022.

Menariknya, setelah 2021 pencarian di kelompok Rp 400-650 juta juga akan turun. Tahun 2022 angka Rp 1-2 miliar naik. Ini sedikit berubah dibanding 2021, ujarnya.

Tercatat properti seharga Rp 1-2 miliar yang pencariannya mengalami peningkatan sebesar 0,7% hingga 20%, dari sebelumnya persentase di tahun 2021 yang berada di kisaran 19,3%. Bahkan, properti dengan harga Rp 2-3 miliar mengalami peningkatan pencarian tertinggi yang semula hanya 9,2% di tahun 2021, meningkat 0,9% menjadi 10,2%.

Artinya, dengan adanya data ini, pencarian properti dengan kategori harga lebih tinggi justru menjadi lebih menarik, ujarnya.

Dengan demikian, kata Wasudewan, ada potensi permintaan rumah di kisaran harga di atas Rp 1 miliar pada 2023 berdasarkan pertumbuhan yang proporsional.

Bisnis properti di kawasan ini bisa berkembang pesat. Periksa halaman berikutnya.