Sejarah Fitur Copy Paste, Ditemukan oleh Lulusan Kampus Ini


Jakarta

Bagaimana jika dunia teknologi Tidak terbiasa dengan fitur ‘salin’ dan ‘tempel’? Ini dapat mencegah penulisan, mengatur tugas, daftar tugas atau kesulitan lainnya.

Beruntung ada ilmuwan bernama Lawrence Gordon Tesler atau dikenal juga dengan Larry Tesler. Ia berhasil mengimplementasikan fitur ‘copy-paste’ pertama antara tahun 1973-1976.

Bekerja sebagai Desainer Antarmuka Pengguna

Dikutip dari BBC, Tesler mulai bekerja di pusat inovasi terbesar di Amerika Serikat, Silicon Valley, pada awal 1960-an. Saat ini, ia juga belajar ilmu komputer di Stanford University.

Setelah lulus, Tesler fokus mengkhususkan diri pada User Interface Design atau desain antarmuka pengguna.

Karena pada saat itu komputer belum dapat diakses oleh kebanyakan orang. Jadi Tesler mulai fokus pada area yang bisa menciptakan sistem komputer lebih mudah digunakan.

Dengan tujuan tersebut, ia memulai karirnya di bidang teknologi dengan Xerox Palo Alto Research Center (Parc), sebelum akhirnya bergabung dengan perusahaan Apple milik Steve Jobs.

Di Apple, lulusan ilmu komputer Stanford menghabiskan 17 tahun dan bekerja keras hingga mencapai posisi kepala ilmuwan.

Menemukan fitur Salin Tempel

Melansir India Today, fitur copy-paste atau salin tempel pertama kali diterapkan Tesler pada 1973-1976.

Pada saat itu, Tesler sedang bersama ilmuwan lain bernama Tim Mott saat mengerjakan pemrograman smalltalk-76 di ALC (Alto Research Center) milik Xerox Corporation.

Namun, fungsi fitur ini menjadi sangat populer di bawah dua sistem operasi Apple Lisa (1983) dan Macintosh (1984) di mana fungsi Cut (x), Copy (c) dan Insert (p) digunakan.

Tesler percaya bahwa sistem komputer harus berhenti menggunakan ‘mode’, yang umum dalam desain perangkat lunak pada saat itu.

Mode ini memungkinkan pengguna untuk beralih antara fungsi dalam perangkat lunak dan aplikasi tetapi membuat komputasi memakan waktu dan tidak praktis.

Oleh karena itu, ia akhirnya memperkenalkan copy paste sebagai fitur yang berguna untuk meningkatkan produktivitas dunia secara eksponensial.

Sekarang, berkat inovasi, termasuk fitur ‘potong’ atau pangkas, gunakanlah komputer lebih mudah dipelajari dan digunakan.

Tonton Video “Sejarah Jajanan Wingko Babat”
[Gambas:Video 20detik]
(fase/nwk)