Ternyata Ini Alasan Kucing Mendengkur, Bukan Hanya karena Senang


Jakarta

Detikers sering mendengar kucing kesayanganmu mendengkur? Nah, suara itu punya arti lho. Banyak orang mengatakan suara khas ini muncul saat kucing sedang senang.

Namun nyatanya, suara dengkuran kucing tidak selalu mengacu pada hal-hal yang membuatnya senang. Para peneliti telah menemukan bahwa mendengkur kucing bisa menjadi cara kucing mengekspresikan emosi atau niat tertentu.

Jadi, apa sebenarnya arti mendengkur kucing? Mengutip Wonderopolis pada Sabtu (18/11/2022), berikut pembahasannya.

Membantu Induk Kucing Melacak Anak Kucingnya

Beberapa ahli percaya bahwa dengkuran kucing adalah bentuk komunikasi dasar yang diajarkan oleh induknya. Selain membantu ibu melacak anaknya, mendengkur juga disebut sebagai tanda awal bonding.

Namun, jika kucing mendengkur dan mengeong, itu pertanda dia lapar. Mendengkur juga bisa menjadi salah satu cara hewan berbulu menarik perhatian pemiliknya pada hal-hal penting seperti meminta makan dan menangis, demikian temuan penelitian Karen McComb dari University of Sussex, Inggris dalam jurnal Current Biology.

Penelitian menemukan bahwa frekuensi puncak dengkuran kucing bisa mencapai 220-52 Hz. Frekuensi ini mirip dengan tangisan bayi, yaitu berkisar antara 300-600 Hz. Semakin keras frekuensi dengkurannya, kucing dinilai semakin menuntut perhatian manusia untuk merespon dan merawatnya.

Mendengkur Mengurangi Rasa Sakit pada Kucing

Bunyi dengkuran kucing bisa menjadi tanda bahwa hewan tersebut sedang kesakitan. Dengan mendengkur, dia mencoba meredakan rasa sakitnya.

Para ahli mengatakan mendengkur membantu kucing pulih lebih cepat dari cedera. Ini karena frekuensi dengkuran kucing yang rendah menghasilkan getaran di tubuhnya.

Nah, getaran ini sudah terbukti bisa membantu penyembuhan tulang dan luka, mengurangi rasa sakit atau bengkak, serta melegakan sistem pernapasan.

Bagaimana Kucing Mendengkur?

Meskipun bagaimana kucing mendengkur tidak sepenuhnya dipahami, para peneliti percaya ada aktivitas berulang khusus di otak kucing yang disebut osilator saraf.

Nah, otot ini memicu otot pada kotak suara kucing untuk membuka dan menutup glotis, ruang di antara pita suara, seperti dikutip dari New Scientist.

Ketika pita suara dipisahkan berulang kali, suara dengkuran tercipta saat otot diafragma mendorong udara melewati pita suara.

Tonton Video “Kenapa Kucing Sering Menjilat Bulunya Sendiri”
[Gambas:Video 20detik]
(dua/dua)